Coba Terobos Pengamanan Presiden, Presiden BEM Diamankan

Kompas.com - 11/03/2016, 14:56 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Hari Pers Nasional di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (9/2/2016). PRESIDENTIAL PALACE/ Agus SupartoPresiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Hari Pers Nasional di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (9/2/2016).
|
EditorCaroline Damanik
SOLO, KOMPAS.com - Kunjungan Presiden Joko Widodo di Universitas Sebelas Maret Surakarta disambut aksi mahasiswa, Jumat (11/3/2016).

Aksi sempat berlangsung ricuh setelah salah satu mahasiswa mencoba menerobos pengamanan untuk menyerahkan secara langsung surat berisi tuntutan mahasiswa kepada Jokowi.

Aksi mahasiswa yang awalnya berlangsungai damai berubah ricuh saat salah satu peserta aksi mencoba mendekati Presiden Joko Widodo untuk menyerahkan surat berisi tuntutan sikap mereka.

Mahasiswa tersebut bernama Doni Prabowo. Pemuda yang menjabat sebagai Presiden BEM UNS ini menjelaskan bahwa sebelumnya dirinya sudah sempat berbicara kepada Jokowi terkait dukungan mereka terhadap pemerintahan Jokowi-JK.

Namun, karena ketatnya pengamanan, surat berisi tuntutan tidak dibawanya. Alhasil, dirinya harus mengambail surat tersebut. Saat sudah membawa surat tersebut, rombongan Jokowi sudah masuk ke dalam Ruang Rektorat. Saat itulah, Pasmpampres menahan dirinya, dan menggiringnya menjauh dari lokasi presiden.

"Isi surat adalah tuntutan kami tentang pemberantasan perbaikan sistem pendidikan, swasembada pangan dan pengelolaan minyak dan gas ke Indonesia, serta pemerintahan bebas korupsi," katanya, Jumat (11/3/2016).

Doni menambahkan, surat itu gagal sampai ke tangan Jokowi dan saat ini sudah dirampas oleh aparat.

"Kita aksi damai dan hanya ingin berdialog dengan Presiden, tapi pengamanan ketat dan cenderung represif," kata Doni.

Selain itu, lanjutnya, peserta aksi mengkritik adanya aparat bersenjata lengkap masuk dalam lingkungan kampus.

Jokowi memberikan kuliah umum di acara Lustrum UNS VIII, pada hari Jumat (11/3/2016). Aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS tersebut awalnya berada di halaman Gedung Rektorat UNS. Sementara itu, setelah rombongan Presiden meninggalkan UNS, aparat segera melepaskan mahasiswa dan peserta aksi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

Regional
Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Regional
Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X