Kota Lama Semarang Diupayakan Seperti Kawasan Braga Bandung

Kompas.com - 11/03/2016, 03:10 WIB
Bangunan Gereja GPIB Immanuel atau lebih populer disebut Gereja Blenduk difoto dari udara, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (29/6/2014). Gereja yang berada di kawasan kota tua Semarang ini dibangun tahun 1753. Kristianto Purnomo-Fikria HidayatBangunan Gereja GPIB Immanuel atau lebih populer disebut Gereja Blenduk difoto dari udara, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (29/6/2014). Gereja yang berada di kawasan kota tua Semarang ini dibangun tahun 1753.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SEMARANG, KOMPAS.com – Revitalisasi bangunan tua di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, dipastikan akan dibantu badan usaha milik negara.

Enam gedung tua di Jalan Kepodang, Kota Lama, milik PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan direvitalisasi. Gedung tua akan dibangun tanpa menghilangkan unsur sejarahnya.

"Kami akan ikut bantu revitalisasi. Nanti bisa di konsep seperti Braga di Bandung, heritage-nya tetap ada," kata Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi PT RNI Agung P Murdanoto di Semarang, Kamis (10/3/2016) malam.

Agung mengatakan, pihaknya saat ini akan terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota Semarang terkait pemanfaatan gedung tua tersebut. Itu karena mereka tidak akan bisa memanfaatkan gedung tanpa adanya persetujuan dengan pemerintah daerah.

"Kalau ada BUMD di Semarang akan kami koordinasikan, terus dikerjasamakan pemanfaatan gedung kami. Kami tidak bisa sendiri membangun gedung tua ini," kata dia.

Terkait revitalisasi, PT RNI membantu pemerintah agar kawasan tersebut bisa dijual. Dengan pemanfaatan aset, masyarakat bisa merasakan kehadiran sejarah masa lalu.

"Gedung kami ada di belakang Gereja Blenduk. Ada lima hingga enam gedung. Jadi, keramaian yang seperti (Jalan Braga) Bandung diupayakan dipindah di sini, di Kota Lama Semarang," kata Agung.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menginginkan agar perusahaan pelat merah tersebut membantu penataan kota lama dengan merevitalisasi bangunan tua.

Pemanfaatan gedung akan menjadikan wisata lebih hidup sehingga bisa menjadi salah satu destinasi wisata.

"Setelah saya sisir, kawasan kota lama ternyata ada aset RNI di sana. Kalau bisa mohon dibuka untuk ruang panel, agar kegiatan bisa hidup," ujar Hendrar.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X