Toba Pulp Sebut Tidak Ada Tanah Adat di Desa Matio

Kompas.com - 08/03/2016, 23:27 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Direktur PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) Leo Hutabarat menegaskan bahwa tidak ada tanah adat di Desa Matio, Kecamatan Parsoburan, Kabupaten Toba Samosir. Ia membantah klaim warga setempat dalam pertemuan di kantor kepala desa pada 3 Maret 2016.

Menurut Leo, lahan yang saat ini menjadi tempat usaha warga setempat justru merupakan hutan produksi yang masuk dalam kawasan Register 79.

Ia mengatakan, warga semestinya tidak perlu menyampaikan tuduhan bahwa pihaknya mencaplok tanah adat warga Desa Matio pada Kamis pekan lalu.

(Baca Warga Tuding Toba Pulp Caplok Tanah Adat)

PT TPL yang dulu bernama PT Inti Indorayon Utama, telah menerima areal tersebut dari Menteri Kehutanan untuk diusahakan menjadi hutan tanaman industri (HTI) pada 1992.

"Areal yang diklaim masyarakat Matio adalah Register 79 yang dikuasai pemerintah cq Kementerian LHK terletak di Desa Matio, yaitu jalan Kecamatan Parsoburan, Toba Samosir. Menteri Kehutanan menyerahkan areal tersebut kepada PT Inti Indorayon Utama untuk diusahai menjadi HTI (hutan tanaman industri) dan kita membayar seluruh kewajiban negara," jelas Leo didampingi Manager Humas Simon Sidabukke di Pematangsiantar, Sumatera Utara, Selasa (8/3/2016).

Ia menyebutkan, ada masa jeda ketika PT TPL (ketika itu bernama PT Inti Indorayon Utama) tidak mengusahakan lahan tersebut pada 1998 karena perusahaan mengalami kendala operasional.

Warga Desa Matio kemudian mengusahakan lahan yang masuk izin konsesi tersebut dengan bertanam kopi, padi, jagung, bahkan hingga mendirikan bangunan.

Warga kemudian mengajukan permohonan kepada pemerintah agar lahan dimaksud dibebaskan untuk perluasan perkampungan warga Desa Matio.

Pada 2002, PT TPL beroperasi kembali. Sektor Habinsaran membuat identifikasi sekaligus mendekati warga agar areal dikosongkan karena merupakan konsesi Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) PT TPL.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X