Honor Panitia Pilkada Tak Dibayar, Wali Kota Dihadiahi Peti Mati

Kompas.com - 07/03/2016, 13:04 WIB
Ilustrasi demo KOMPAS/Heru Sri KumoroIlustrasi demo
EditorCaroline Damanik
MANADO, KOMPAS.com - Karena honor tak kunjung dibayar, ratusan Panitia Adhoc Penyelenggara Pilkada Manado menghadiahi Pj Wali Kota Manado Roy Roring berupa peti mati dan karangan bunga dukacita.

"Hadiah tersebut kami berikan kepada Pj Wali Kota dan diletakkan di halaman Kantor Wali Kota Manado karena hak kami, yakni honor, tidak kunjung dibayar oleh pemerintah sebagai penyandang dana Pilkada," kata koordinator demo, Rizal Malonda, di sela-sela unjuk rasa, di halaman Kantor Wali Kota Manado, Senin (7/3/2016).

Malonda mengatakan, selain karangan bunga dukacita, mereka pun membawa banyak pamflet yang bertuliskan suara hati para pengunjuk rasa yang merasa dibohongi pemerintah.

"Ini adalah bentuk kekesalan dan rasa marah kami, sebab sudah terlalu banyak hal yang dijanjikan kepada kami, dalam bentuk pembayaran honor," katanya.

Ketua PPK Wenang, Andrew Pattymahu, mengatakan, hadiah tersebut merupakan bentuk protes karena tidak ada realisasi janji yang disampaikan sebelum pelaksanaan Pilkada.

Dia pun mengatakan, bukan hanya menghadiahkan karangan duka duka cita dan peti mati, namun mereka juga tidak mau lagi membantu dalam pelaksanaan pemungutan suara ulang jika diputuskan demikian nanti.

"Kami hanya minta hak kami dibayarkan, jangan di-pingpong ke sana-sini. Kami mohon agar ini diingat dengan baik-baik," katanya.

Dia mengatakan, demi menyukseskan Pilkada, pihaknya menerima cacian dari berbagai pihak, seperti dituduh memihak calon tertentu, padahal sudah melaksanakan tugas dengan benar. Namun kini, honor juga tak dibayar.

Hingga pukul 13.30 Wita, perwakilan para demonstran tidak juga bertemu dengan Pj Wali Kota Manado maupun stafnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

Regional
Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Regional
Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Regional
Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Regional
Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Regional
Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Regional
Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Regional
Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Regional
Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Regional
Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Regional
Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Regional
Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Regional
Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Regional
Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Regional
Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X