Polisi Bentuk Tim Usut Dugaan Korupsi Rp 179 Miliar di Kabupaten Puncak

Kompas.com - 04/03/2016, 00:41 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAYAPURA, KOMPAS .com - Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw menyatakan segera membentuk tim khusus untuk mengusut dua kasus dugaan korupsi bernilai ratusan miliar di Kabupaten Puncak.

Kasus itu menyangkut penyalahgunaan dana bantuan sosial tahun anggaran 2013 dan pembelian sebuah pesawat pada 2015.

Paulus mengambil keputusan ini setelah aksi demonstrasi ratusan mahasiswa asal Puncak di Kejaksaan Tinggi Papua dan kantor Gubernur Papua pada Kamis (3/3/2016) sekitar pukul 11.00-13.00 WIT.

Para mahasiswa menuntut polisi segera memeriksa Bupati Puncak Wilem Wandik, yang diduga terlibat dalam kedua tersebut.

Mereka juga meminta Gubernur Papua Lukas Enembe segera mengeluarkan surat perintah untuk pemeriksaan Wilem.

Dalam kasus bansos, diduga ada penyalahgunaan anggaran Rp 15 miliar, sedangkan kasus pembelian pesawat mencapai Rp 164 miliar. Saat ini kasus tersebut juga telah menjadi perhatian Kejaksaan Agung.

Paulus mengatakan, pihaknya juga telah menerima surat tuntutan dari mahasiswa asal Kabupaten Puncak.

"Kami akan menindaklanjuti kedua kasus ini. Sebab, telah ada laporan ke Bareskrim Mabes Polri. Kami akan dilibatkan karena kasus ini terjadi di daerah hukum Polda Papua," kata Paulus.

Mantan Kepala Polda Papua Barat itu akan meminta Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus untuk berkoordinasi dengan Bareskrim Polri terkait pembentukan tim penyelidikan ini.

"Dengan adanya koordinasi agar tidak terjadi tumpang-tindih antara Bareskrim dan kami dalam penangangan kedua kasus ini. Jangan sampai Bareskrim dan Polda Papua membentuk tim untuk kasus yang sama," kata Paulus.

Anius Telenggen, salah satu mahasiswa asal Kabupaten Puncak, mengatakan bahwa penyalahgunaan anggaran milik pemda telah menyebabkan proses pembangunan di Puncak tidak berjalan maksimal. Akibatnya, banyak warga yang hidup dalam kemiskinan, sementara pimpinan daerah diduga menghabiskan uang untuk kepentingan pribadinya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Regional
Tertimpa Pohon Besar Saat Bersepeda, Ibu Empat Anak Tewas

Tertimpa Pohon Besar Saat Bersepeda, Ibu Empat Anak Tewas

Regional
Banyumas Zona Merah, Tak Ada Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru

Banyumas Zona Merah, Tak Ada Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru

Regional
Oknum Perangkat Desa Cabuli Belasan Anak, Ini Faktanya

Oknum Perangkat Desa Cabuli Belasan Anak, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X