Kompas.com - 02/03/2016, 18:29 WIB
Wakil Menteri Pendidikan II Timor Leste Augusto De Jesus (kanan) dan Kepala Sekolah SMK 6, Yonas Hamma (kiri) Kompas.com/Sigiranus Marutho BereWakil Menteri Pendidikan II Timor Leste Augusto De Jesus (kanan) dan Kepala Sekolah SMK 6, Yonas Hamma (kiri)
|
EditorFarid Assifa
KUPANG, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pendidikan II Timor Leste, Augusto De Jesus bersama sejumlah pejabat negera melakukan studi banding ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 6 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/3/2016).

Dalam kunjungan yang berlangsung kurang lebih selama dua jam tersebut, Augusto De Jesus yang didampingi Direktur Nasional Sekolah Tinggi Timor Leste Marcelo Caetano, penasehat Wakil Menteri Pendidikan II Timor Leste Joao Baptista dan staf Teknik Pedro Soares menyatakan terkesan dengan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

Augusto De Jesus mengatakan, pihaknya menjadikan SMK 6 sebagai tempat studi banding setelah mempelajari sekolah itu melalui situs internet.

“Kami sudah browsing di internet dan mendapati situs SMK 6 Kupang ini. Menurut kami cukup lengkap karena kontennya terisi semua profil dan kegiatan sekolah, termasuk juga proses belajar mengajar sehingga kami pun datang ke sini untuk studi banding,” kata Augusto.

Augusto mengatakan, dengan studi banding ini, pihaknya akan segera membenahi sistem pendidikan di Timor Leste, khususnya SMK yang berkaitan dengan multimedia, sehingga bisa setara dengan SMK yang ada di Indonesia, khususnya di NTT.

“Kami jadikan SMK 6 Kupang sebagai tujuan studi banding karena memang budaya kita sama. Terus terang saja bahwa di Timor Leste fasilitas pendukung kami berupa informasi dan teknologi banyak namun tidak berfungsi secara baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK 6 Kupang, Yonas Hamma mengaku bangga dan terkejut lantaran dikunjungi langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Timor Leste.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami sangat bangga, karena begitu banyak SMK yang ada di Indonesia, hanya sekolah kami saja yang dijadikan sebagai tempat studi belajar. Mereka mengetahui keberadaan sekolah kami melalui website yang baru kami buat pada tahun 2014 lalu,” kata Yonas.

Yonas mengaku, di website sekolah itu, ada sejumlah program keahlian, selain visi misi dan profil sekolah, kemudian berkaitan juga dengan program yang ada pada masing-masing jurusan, baik itu administrasi perkantoran, akuntasi, multimedia, rekayasa perangkat lunak dan TKJ.

Dalam studi banding itu, lanjut Yonas, disepakati sejumlah hal di antaranya akan ada gebyar SMK antara SMK Timor Leste dan SMK di NTT. Kesepakatan itu akan dibuatkan dalam bentuk MoU antara pemerintah Timor Leste dan Dinas Pendidikan Provinsi NTT.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.