Geledah Kantor Samsat Ternate, Kejaksaan Sita Ribuan Lembar "Notice" Pajak Kendaraan

Kompas.com - 02/03/2016, 18:16 WIB
|
EditorFarid Assifa
TERNATE, KOMPAS.com - Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Rabu (2/3/2016) siang tadi, melakukan penggeledahan di kantor Sistim Manunggal Satu Atap (Samsat) Ternate.

Dalam penggeledahan yang berlangsung di ruangan kepala tata usaha (KTU) dan bendahara selama kurang lebih 6 jam itu, tim penyidik menyita ribuan lembar notice pajak kendaraan bermotor, lima unit CPU serta 2 monitor komputer.

Ribuan lembar notice pajak kendaraan bermotor tersebut disimpan di dalam satu tas dan satu dos besar untuk selanjutnya dibawa ke kantor Kejati Maluku Utara.

Ketua tim penyidik Ketut Winawa menjelaskan, penggeledahan tersebut berdasarkan surat perintah penggeledahan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan surat perintah dari Pengadilan Negeri Ternate.

“Ia betul, hari ini ada penggeledahan terkait kasus yang sementara kami tangani di Kantor Samsat Ternate, yaitu dugaan korupsi pajak kendaraan bermotor tahun 2014, dengan kerugian negara Rp 1,7 miliar,” kata Ketut.

Penggeledahan ini, katanya, merupakan bukti tambahan dalam rangka melengkapi bukti-bukti sebelumnya yang dikumpulkan penyidik.

Dalam kasus ini, lanjut Ketut, sudah 3 orang yang ditetapkan tersangka, di antaranya mantan Kepala Samsat Ternate inisial AY, Kepala Samsat Ternate inisial AA serta bendahara inisial YA.

“Ketiga tersangka belum ditahan, nanti kita lihat perkembangannya,” ujar Ketut.

“Dalam kasus ini sudah sekitar 16 saksi yang diperiksa, untuk tersangka lainnya belum tahu,” tambahnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X