Kompas.com - 26/02/2016, 19:30 WIB
Muchammad Sururi perajin papan catur khusus untuk penyandang tuna netra, Kamis (26/2/2016). Kompas.com/Ika FitrianaMuchammad Sururi perajin papan catur khusus untuk penyandang tuna netra, Kamis (26/2/2016).
|
EditorCaroline Damanik
MAGELANG, KOMPAS.com — Seorang perajin papan catur, Muchammad Sururi, asal Dusun Candi, Desa Sidomulyo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, membuat papan catur yang bisa dimainkan oleh kaum tunanetra.

Secara khusus, Sururi mendesain papan caturnya agar bisa dimainkan para penyandang tunanetra.

Sekilas, bentuk satu set papan caturtuna netra itu tidak jauh berbeda dengan papan catur pada umumnya. Namun, ada detail yang berbeda di setiap sisi papan dan buah catur.

Sururi menceritakan, pada awalnya, dirinya membuat papan catur untuk penyandang tunanetra atas permintaan sebuah yayasan di Jakarta yang membutuhkan papan catur khusus untuk orang-orang dengan gangguan penglihatan.

Pria berusia 53 tahun itu lantas melakukan berbagai percobaan mendesain set papan catur agar mudah dipakai oleh mereka. Beberapa tantangan yang dialami saat awal membuat papan catur bagi penyandang tunanetra adalah menemukan cara bagi seorang penyandang tunanetra untuk membedakan buah catur hitam atau putih.

"Ketika itu, saya pakai manik-manik dan pinus untuk menandai warna hitam pada buah catur, sedangkan buah catur putih ditandai dengan cekungan," ujarnya.

Setelah melakukan percobaan, ternyata penyandang tunanetra masih kesulitan menggunakan papan tersebut. Buah catur mudah jatuh dan cepat rusak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, Sururi memasang sumbu yang terbuat dari kayu pada buah catur. Sumbu tersebut berfungsi untuk menancapkan pion, menteri, kuda, raja, ataupun benteng di papan catur yang sudah diberi lubang. Lalu, sisi kanan dan kiri buah catur juga ditempeli huruf-huruf braille yang berfungsi memudahkan seorang penyandang tunanetra menandai langkah.

"Untuk membedakan warna kotak hitam dan putih pada papan catur, saya lapisi cat lebih tebal untuk warna hitam. Penyandang tunanetra bisa merabanya," kata bapak dari Naili (15), Arina Rhondhotul Jannah (11), dan Salis Zulfatus Suroyah ini.

Sementara itu, aturan permainannya sama seperti catur pada umumnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.