Derita Murni, Ditinggal Suami setelah Melahirkan Bayi 700 Gram

Kompas.com - 26/02/2016, 06:20 WIB
Murni ditinggalkan suami seusai melahirkan bayi berbobot 700 gram. KOMPAS.com/ DANI JULIUSMurni ditinggalkan suami seusai melahirkan bayi berbobot 700 gram.
|
EditorFarid Assifa

BALIKPAPAN, KOMPAS.com– Kehadiran seorang anak dalam keluarga harusnya membawa kebahagiaan. Namun berbeda yang dialami Murni (19), warga Kecamatan Palolo, Kabupaten Donggala, Palu, Sulawesi Selatan.

Seusai melahirkan bayi dengan bobot hanya 700 gram pada 2 Januari 2016, Murni ditinggalkan suaminya, Rifki (23), yang mendadak malah hilang tanpa kabar di tengah pemulihan dirinya pasca-melahirkan.

Murni dibiarkan berjuang sendiri di rumah sakit. Dia bingung siapa yang menanggung beban biaya rumah sakit nanti, perawatan anak dengan bobot tidak normal, hingga kehidupannya seorang diri tanpa ada saudara dan suami nanti di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Mengingat itu semua, Murni seketika menjadi lemas. “Jalani apa adanya saja,” kata Murni, Kamis (25/2/2016).

Murni dan Rifki tinggal di Balikpapan di bulan Oktober 2015 lalu. Keduanya datang tanpa kartu identitas. Rifki dengan keahlian mengendarai mobil berencana menjadi sopir bagi kendaraan pengangkut sayur di pasar.

Karena itu, mereka tinggal tak jauh dari pasar di kawasan Sepinggan.

“Dapat tempat tinggal di rumah kerabat Rifki,” kata Murni.

Belum lama di Balikpapan, Murni melahirkan lebih cepat dari jadwal kelahirannya. Meski tanpa identitas lengkap, ia nekat melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kanudjoso di Balikpapan.

“Bulan ke-6 kehamilan,” kata Murni.

Lahir di usia prematur, bayi itu hanya berbobot 700 gram. Pihak rumah sakit menawarkan perawatan NICU bagi si bayi.

Namun Murni dan Rifki menolak tawaran itu karena merasa tak mampu membayar ongkos Rp 3-4 juta per hari untuk NICU ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Ikan di Cianjur Mati Mendadak Diduga Akibat Aeromonas

Ratusan Ikan di Cianjur Mati Mendadak Diduga Akibat Aeromonas

Regional
Gubernur Edy: Januari 2020 Lelang Dibuka, Tender yang Benar, Jangan Ada Istilah Aneh-aneh

Gubernur Edy: Januari 2020 Lelang Dibuka, Tender yang Benar, Jangan Ada Istilah Aneh-aneh

Regional
Detik-detik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa

Detik-detik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa

Regional
Pakai Knalpot Racing, Pengendara Motor di Cianjur Ditilang

Pakai Knalpot Racing, Pengendara Motor di Cianjur Ditilang

Regional
Subuh-subuh, Seorang Pria di Bandung Pamer Kemaluan di Depan Wanita

Subuh-subuh, Seorang Pria di Bandung Pamer Kemaluan di Depan Wanita

Regional
Seorang Ibu di Ciamis Jual Ganja 1 Kilogram Per Bulan

Seorang Ibu di Ciamis Jual Ganja 1 Kilogram Per Bulan

Regional
Awal 2020, Proyek Jalan Metropolitan Medan-Karo Segera Dimulai

Awal 2020, Proyek Jalan Metropolitan Medan-Karo Segera Dimulai

Regional
Hujan Lebat di Pangkal Pinang, Lalu Lintas Tersendat karena Jalan Banjir

Hujan Lebat di Pangkal Pinang, Lalu Lintas Tersendat karena Jalan Banjir

Regional
Mari Bantu Siswa SD Filial yang Berseragam Lusuh dan Gedung Sekolah Rusak

Mari Bantu Siswa SD Filial yang Berseragam Lusuh dan Gedung Sekolah Rusak

Regional
Penjelasan Pemda soal Orangtua dari Bayi yang Jenazahnya Dibawa Paksa Ojol Tak Miliki JKN

Penjelasan Pemda soal Orangtua dari Bayi yang Jenazahnya Dibawa Paksa Ojol Tak Miliki JKN

Regional
Inovasi Sulsel Buka Direct Call Export Sukses Tingkatkan Nilai Ekspor

Inovasi Sulsel Buka Direct Call Export Sukses Tingkatkan Nilai Ekspor

Regional
Kajari Parepare: di Atas Lubang Pemusnahan Detonator Kerap Ditempati untuk Pembakaran Sampah

Kajari Parepare: di Atas Lubang Pemusnahan Detonator Kerap Ditempati untuk Pembakaran Sampah

Regional
Ini Alasan Pria Bunuh Kekasih yang Jenazahnya Terbungkus Seprai

Ini Alasan Pria Bunuh Kekasih yang Jenazahnya Terbungkus Seprai

Regional
Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Sebagian Patah Tulang

Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Sebagian Patah Tulang

Regional
Benci Mantan Suami, Ibu Siksa Anak Balitanya hingga Patah Kaki

Benci Mantan Suami, Ibu Siksa Anak Balitanya hingga Patah Kaki

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X