Penolakan Studi Banding, Aher Sebut Gubernur Tidak Perlu Masuk di Situ

Kompas.com - 25/02/2016, 20:41 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2015).
|
EditorErlangga Djumena
BANDUNG, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, enggan mengomentari polemik penolakan studi banding Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial ke Pemkot Surabaya. Menurut dia, gubernur tidak perlu ikut-ikutan.

“Sudahlah enggak usah komentar-komentar, Gubernur enggak usah masuk di situ," ujar Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan di sela-sela acara KNPI Award di Bandung, Kamis (25/2/2016).

Aher menjelaskan, dirinya menolak mengomentari kunjungan Oded karena khawatir persoalan makin melebar.

"Gubernur enggak usah masuk dan nanti malah menjadi lebar. Enggak usah minta pendapat saya lah ya," sebut Aher meninggalkan lokasi acara.

Sikap Aher ini berbeda dengan sikap Gubernur Jatim Soekarwo. Dalam akun resmi twitternya, @pakdekarwo1950 langsung berkomentar ketika netizen ramai membicarakan kicauan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (baca: Soal Ditolak Studi Banding, Gubernur Jatim Minta Ridwan Kamil Klarifikasi)

“Jatim ramah untuk siapapun mas @ridwankamil, diklarifikasi agar tidak memunculkan persepsi buat Jatim," tulis Soekarwo di akun twitternya, beberapa saat setelah munculnya kicauan Ridwan Kamil di akun twitternya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil menyesalkan sikap Pemerintah Kota Surabaya yang menolak kunjungan kerja Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial pada pekan lalu. Diapun sempat menuangkan pendapatnya di akun Twitter miliknya, @ridwankamil.

"Saya menyesalkan, Wakil Wali Kota Bdg ditolak studi banding oleh Pemkot Surabaya. Insya Allah dg visi NKRI kami di Bdg akn terima siapapun ut studi," tulis pria yang kerap disapa Emil ini, Rabu (24/2/2016).

Emil kecewa lantaran pada bulan Desember 2015, pihaknya menyambut baik kedatangan tim Pemkot Surabaya yang ingin melakukan studi banding tentang manajemen beras untuk warga miskin (raskin) "Walaupun dibegitukan, kami tetap dgn terbuka menerima tim Pemkot Surabaya di Des'15 yg studi banding terkait manajemen raskin ke Pemkot bdg," lanjutnya.

baca juga: Ingin Studi Banding, Wakil Wali Kota Bandung Ditolak Anak Buah Risma



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X