Aktivitas di Pondok Pesantren Waria Dihentikan

Kompas.com - 25/02/2016, 17:41 WIB
KOMPAS.com / Wijaya Kusuma Ketua Pondok Pesantren (Ponpes) Waria Al-Fatah Shinta Ratri
BANTUL, KOMPAS.com — Aktivitas Pondok Pesantren Waria Al-Fatah di Celenan, Banguntapan, Bantul, dihentikan sementara sampai waktu yang tak terbatas. Keputusan penghentian ini merupakan hasil dialog antara pihak ponpes, masyarakat, kepolisian, pemerintah, dan ormas pada Rabu (24/2/2016).

"Pertemuannya tadi malam, dicari jalan tengah. Keputusannya, dihentikan aktivitasnya," ujar Kapolsek Banguntapan, Bantul, Kompol Suharno, Kamis (25/2/2016).

Suharno menyampaikan, keputusan tersebut sudah disetujui oleh Shinta Ratri (ketua ponpes waria).  "Penghentian aktivitasnya sampai waktu yang tidak terbatas. Ini keputusan dari pertemuan, dan tidak ada tekanan dari pihak mana pun," ujarnya.

Keputusan penghentian aktivitas ini, lanjutnya, dilandasi bahwa di ponpes tersebut ada pesta minuman keras (miras) dan organ tunggal.


Pesta miras dengan organ tunggal ini, sebut dia, berlangsung setelah pengajian selesai dan para ustaz yang mendampingi mereka sudah pulang. Oleh karena itu, para ustaz tidak mengetahui aktivitas itu.

"Bu Ratri (ketua ponpes waria) mengakui adanya miras, tetapi miras itu dibawa dari luar," ujarnya.

Ia mengaku, jika memang ponpes digunakan untuk belajar agama dan pengajian, maka hal itu tidak masalah. Bahkan, Suharno menyampaikan bahwa ia akan ikut pengajian. Namun, jika ponpes digunakan untuk tempat minum-minum, hal itu dinilai menyalahi aturan.

"Kalau ada pengajian, saya akan ikut, tetapi kalau untuk miras ya itu melanggar aturan," ujarnya.

Di tempat berbeda, saat hendak dikonfirmasi, pengasuh pondok pesantren waria, Shinta Ratri, masih enggan berkomentar.

Sementara itu, pendamping pesantren waria dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, Aditya Arif Firmanto, mengatakan, pihaknya tidak diizinkan mendampingi kliennya dalam pertemuan tersebut. Walau demikian, pihaknya menghargai keputusan internal keluarga Shinta Ratri.

"Di sana, klien kami tidak diberi ruang untuk klarifikasi, dan kami tidak diizinkan mendampingi. Setelah masalah dibeberkan, langsung disimpulkan," ucapnya.

Terkait miras dan karaoke, ia mempersilakan pihak-pihak untuk membuktikannya.

Aditya meminta kepolisian menjamin keamanan Shinta Ratri dan waria lain yang ada di rumah tersebut. Sebab, Shinta Ratri tetap tinggal di sana karena mempunyai hak milik rumah dan bangunan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorErlangga Djumena
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

Regional
Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Regional
Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Regional
Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Regional
Kasus 'Bupati Biadab', Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Kasus "Bupati Biadab", Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Regional
Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Regional
Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Regional
Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Regional
Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Regional
Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Regional
BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Regional
Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Regional
Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Regional
Close Ads X