Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tepergok Curi Nanas, Tiga Pengangguran Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Kompas.com - 19/02/2016, 18:42 WIB
Kontributor Medan, Mei Leandha

Penulis

MEDAN, KOMPAS.com - Tiga pria pengangguran nyaris tewas dianiaya warga di lapangan Pasar 10, Kelurahan Desa Manunggal, Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Ketiganya dihakimi massa setelah tepergok saat membawa karung berisi nanas curian di sebuah ladang milik warga.

Ketiga pelaku bernama Elip (25), Aem, (22) dab Edi (27) itu mengaku tinggal di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan.

Di Polsek Labuhan, Jumat (19/2/2016), Edi menuturkan bahwa kejadian itu bermula ketika dia bersama Elpi dan Aem bermain bola di lapangan Pasar 10.

Setelah bermain bola, Edi mengajak dua rekannya untuk mencuri nanas di ladang warga.

Mereka kemudian beranjak ke ladang di Pasar 10 dan mulai memetik nanas serta mengumpulkannya dalam karung goni. Setelah merasa cukup, mereka pun pulang.

Ketika keluar dari ladang, ketiganya tepergok dan diteriaki maling. Usaha mereka untuk kabur sia-sia karena dikepung warga.

"Rencananya kalau berhasil, nanasnya mau kami jual buat beli rokok dan beli tuak. Tapi pas mau keluar dari ladang kami dipergoki warga. Mau lari sudah dikepung warga," ujar Edi di balik jeruji besi Mapolsek Labuhan, Jumat.

Kepala Polsek Labuhan Komisaris Polisi Boy J Situmorang mengatakan, warga sempat memukuli ketiga pelaku itu sebelum membawa mereka ke kantor polisi.

"Barang bukti satu goni berisi buah nanas kita amankan. Saat ini pelaku kita tahan," kata Boy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com