Ribuan Masyarakat Jaton Hadiri Festival Seni Budaya Jawa Tondano

Kompas.com - 18/02/2016, 12:45 WIB
Festival Seni Budaya Jawa Tondano yang selalu semarak dengan dengan berbagai atraksi seni tradisi. Masyarakat Jaton merupakan akulturasi budaya Jawa dan Tondano, Minahasa Rosyid AzharFestival Seni Budaya Jawa Tondano yang selalu semarak dengan dengan berbagai atraksi seni tradisi. Masyarakat Jaton merupakan akulturasi budaya Jawa dan Tondano, Minahasa
|
EditorErlangga Djumena

GORONTALO, KOMPAS.com – Ribuan masyarakat Jawa Tondano (Jaton) yang berasal dari berbagai Provinsi di wilayah Indonesia Timur tumpah ruah di desa Rejonegoro selama 4 hari, mulai Rabu (17/2/2016) hingga Sabtu (20/2/2016).

Anak keturunan Kyai Mojo dan pengikutnya yang ini saling bertemu menggelar Festival Seni Budaya Jawa Tondano. Mereka beradu apik menampilkan rebana hadrah tradisional dan shalawat Jawa.

“Ada ribuan saudara kami dari berbagai daerah yang berkumpul di Rejonegoro Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo ini. Kami sama-sama bertemu untuk melepas rindu dan saling memupuk kebersamaan dalam berbagai kegiatan lomba,” kata Sahida Thajeb, peserta dari Desa Kaliyoso Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo.

Ribuan peserta dari luar daerah berkumpul di satu desa di pinggir jalan trans Sulawesi, tidak ada hotel atau fasilitas mewah yang disediakan selama acara. Para peserta sudah tahu, rumah saudara sesama keturunan Jaton adalah tempat yang mewah di hati mereka.

Di setiap rumah, saling tegur sapa dengan menggunakan bahasa Jaton, campuran bahasa Tondano dan Jawa, adalah penyambung silaturahmi anak temurun pahlawan bangsa.

“Fesbujaton memberi makna silaturahmi, bukan hanya lomba semata,” jelas Sahida.

Peserta yang datang dalam hajat ini berasal dari Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Ternate. Bahkan ada yang dari daerah lain secara pribadi datang untuk bersilaturahmi.

“ Kami bangga menjadi generasi penerus perjuangan Kyai Mojo, leluhur kami adalah generasi terbaik bangsa ini pada masanya, dan kami akan meneruskan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme dan keadilan dalam kehidupan” kata Sahida.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dituduh Jadi Pelakor, Wajah Gadis 17 Tahun Ini Nyaris Disilet

Dituduh Jadi Pelakor, Wajah Gadis 17 Tahun Ini Nyaris Disilet

Regional
Sakit Hati Sering Dimaki, Pria Ini Bunuh Istri Siri, Jasadnya Dibuang ke Semak

Sakit Hati Sering Dimaki, Pria Ini Bunuh Istri Siri, Jasadnya Dibuang ke Semak

Regional
Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemukulan Sopir Ambulans di Minahasa Utara

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemukulan Sopir Ambulans di Minahasa Utara

Regional
Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Regional
Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Regional
Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Regional
Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Regional
Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Regional
Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Regional
Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Regional
Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Regional
Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Regional
Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X