Terduga Teroris Tewas dalam Baku Tembak, Jenazah Dibawa ke Mataram

Kompas.com - 16/02/2016, 11:56 WIB
Jenazah terduga teroris yang tewas dalam baku tembak di Bima, tiba di RS Bhayangkara Mataram. KOMPAS.com/ Karnia SeptiaJenazah terduga teroris yang tewas dalam baku tembak di Bima, tiba di RS Bhayangkara Mataram.
|
EditorCaroline Damanik
MATARAM, KOMPAS.com - Terduga teroris tewas dalam baku tembak di Kelurahan Pena To'i, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Jenazahnya tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, Selasa (16/2/2016).

Berdasarkan pantauan, jenazah Fajar tiba di RS Bhayangkara Mataram sekitar pukul 11.30 Wita. Jenazah diangkut menggunakan mobil Nissan Grand Livina dengan kawalan ketat aparat Densus 88 bersenjata lengkap.

Setibanya di RS Bhayangkara, jenazah langsung dikeluarkan dari mobil dan diangkut menuju ruang otopsi. Pelaksanaan otopsi dilakukan secara tertutup. Awak media yang akan meliput dilarang mendekati area ruang otopsi. Penjagaan ketat oleh aparat Bromob bersenjata lengkap tampak di setiap pintu masuk Rumah Sakit.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kepolisian Daerah NTB Brigjen Pol Umar Septono membenarkan telah terjadi baku tembak antara terduga teroris dan Densus 88 anti teror di Kelurahan Pena To'i, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, NTB. Baku tembak terjadi sekitar pukul 08.00 Wita, Senin (15/2/2016) di Kelurahan Pena To'i, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, NTB.


Dalam baku tembak tersebut, satu orang terduga teroris atas nama Fajar tewas dan satu orang anggota Brimob terkena luka tembak. Umar mengatakan, terduga teroris Fajar merupakan target operasi yang telah lama diincar pihak kepolisian. Fajar masuk dalam jaringan Santoso dan memiliki peran cukup penting.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X