Miras Oplosan Diracik Mirip Minuman Bersoda Berlabel "Coca-cola"

Kompas.com - 09/02/2016, 22:32 WIB
Ratusan botol miras oplosan senilai Rp 1,5 miliar disita aparat Polres Magelang Kota, Selasa (9/2/2016). Kompas.com/Ika FitrianaRatusan botol miras oplosan senilai Rp 1,5 miliar disita aparat Polres Magelang Kota, Selasa (9/2/2016).
|
EditorBayu Galih

MAGELANG, KOMPAS.com - Tersangka sekaligus pemilik pabrik rumahan minuman keras (miras), Yuli Winanto (47), dinilai lihai dalam mengemas oplosan racikannya.

Yudi meracik bahan baku oplosan sedemikian rupa sehingga mirip dengan minuman ringan bersoda yang dijual di pasaran.

Kepala Polres Magelang Kota AKBP Edi Purwanto mengatakan, secara kasat mata sulit membedakan antara miras oplosan buatan tersangka dengan minuman soda.

Warnanya kehitaman lalu dikemas dalam botol plastik bening berlabel "Coca-cola".

"Orang pasti mengira ini minuman soda biasa, tapi kalau dibuka tutup botolnya baunya sangat menyengat khas bau miras," kata Edi, saat gelar perkara di Mapolres setempat, Selasa (9/2/2016).

Edi menjelaskan, tersangka memang sengaja mencampur minuman bersoda dengan alkohol berkadar 90 persen untuk menjadi oplosan siap konsumsi.

Selain itu, tersangka juga mencampur bahan-bahan seperti alkohol, minuman soda, zat perasa, gula pasir dan air mineral.

"Bahan -bahan tersebut dicampur dengan tertentu, lalu dimasukkan ke dalam botol kaca bening maupun plastik. Tersangka juga mencantumkan label "Colombia", terlihat rapi dan bersegel, sangat profesional," ujar Edi.

Seperti diketahui aparat Polres Magelang Kota berhasil membongkar sebuah rumah yang diduga sebagai lokasi pembuatan miras oplosan.

Rumah itu terletak di perkampungan Tidar Krajan, Kelurahan Tidar Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Dari hasil penggrebagan itu, polisi menyita setidaknya 261 botol miras oplosan jenis anggur merah, 263 botol oplosan anggur putih, 30 botol coca-cola berisi miras oplosan, dan 7 botol vodka.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Regional
Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Regional
Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Regional
Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Regional
Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Regional
Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Regional
Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Regional
2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

Regional
Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Regional
Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Regional
7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

Regional
Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Regional
Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Regional
Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Regional
Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X