Kompas.com - 08/02/2016, 03:07 WIB
|
EditorIcha Rastika
SEMARANG, KOMPAS.com — Perayaan Tahun Baru Imlek 2568 yang jatuh pada Senin (8/2/2016) sedianya menjadi momentum bagi para keturunan Tionghoa untuk menjadikan tokoh Tionghoa pejuang kemerdekaan sebagai teladan.

"Warga Tionghoa perlu berkiblat kepada leluhurnya di negeri ini yang berkiprah sebagai founding fathers, perumus UUD 1945. Ada Tan Eng Hoa, dr Yap Tjwan Bing," ujar pemerhati masalah minoritas dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus, Jawa Tengah, Mohammad Rosyid, Minggu (7/2/2016).

Menurut dia, Tan Eng Hoa perlu dijadikan teladan karena pernah berperan penting dalam kemerdekaan dengan menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Sementara itu, dr Yap Tjwan Bing, lanjut Rosyid, pernah menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Oleh karena itu, Rosyid menilai, perayaan Tahun Monyet Api ini seharusnya bisa mendorong umat Konghucu untuk bergerak lincah sekaligus meneladani tokoh Tionghoa yang berjuang merebut kemerdekaan.

"Yap Tjwan dari Surakarta telah diabadikan menjadi nama jalan. Dengan Imlek ini, umat Konghucu bisa mengikuti jejak leluhur dalam mengisi pembangunan nasional, tetapi sesuai kemampuan dan potensi," imbuh aktivis pluralisme ini.

Selain itu, keturunan Tionghoa dinilainya perlu lebih berani menampilkan diri di ruang publik.

Terlebih lagi, sudah belasan tahun instruksi presiden (inpres) tentang pelarangan Imlek dicabut oleh Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada masa jabatannya.

Menurut Rosyid, pencabutan inpres ini sedianya menjadikan keturunan Tionghoa yang tinggal di Indonesia lebih terbuka dan menunjukkan eksistensinya dalam berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan.

"Saya melihat mereka masih belum berani menunjukkan jati dirinya. Dalam hal pendidikan, misalnya, mereka bisa minta guru agama Konghucu, tetapi masih belum terlihat upayanya," ujar Rosyid.

"Pemerintah juga harus bisa memfasilitasi guru agama bagi umat Konghucu karena jumlah mereka tidak sedikit," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.