Hanya Foto Gus Dur yang Dipajang di Kelenteng Boen Bio...

Kompas.com - 04/02/2016, 10:14 WIB
Foto Gus Dur dipajang di Klenteng Boen Bio KOMPAS.com/Achmad FaizalFoto Gus Dur dipajang di Klenteng Boen Bio
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com — Di salah satu tempat peribadatan khusus umat Khonghucu tertua di Surabaya, Kelenteng Boen Bio, hanya ada satu foto yang terpajang.

Bukan gambar dewa, tokoh Khonghucu atau Tionghoa, melainkan foto KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Foto Gus Dur memakai kopiah itu terpajang di salah satu sudut dinding kelenteng sejak 2009. Hingga saat ini, foto tersebut masih terpajang dan tidak akan diturunkan.

"Dipasang sejak Gus Dur wafat pada 2009, sebagai bentuk penghormatan kami kepada beliau," kata juru kunci Kelenteng Boen Bio, Liem Tiong Yang, Kamis (4/2/2016).

Sosok mantan Presiden keempat RI itu oleh jemaat Khonghucu Kelenteng Boen Bio dianggap Bapak Bangsa yang sangat berjasa bagi eksistensi umat Khonghucu di Indonesia.

"Gus Dur melalui Keppres Nomor 6 Tahun 2000 yang dikeluarkannya membuka keran hak sipil warga Tionghoa," kata dia.

Melalui Keppres tentang Pencabutan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat China itu, Gus Dur menurut Liem telah membuktikan bahwa dia adalah Bapak Bangsa, yang berdiri di atas semua kepentingan dan golongan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Foto tersebut akan dipajang selamanya di Kelenteng Boen Bio," kata dia.

Kelenteng yang dibangun pada 1883 itu beberapa hari terakhir ramai dikunjungi umat Khonghucu.

Mereka datang untuk sembahyang dan ritual menyambut Tahun Baru Imlek, dari sembahyang tolak bala atau Ciswak, mengantar para suci ke kahyangan, hingga ritual membersihkan kelenteng untuk menyambut Tahun Baru Imlek. 

Kelenteng Boen Bio dibangun sebagai bentuk perlawanan pedagang Tionghoa Surabaya atas upaya monopoli ekonomi penjajah Belanda di Surabaya sebelum tahun 1883.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.