Kompas.com - 04/02/2016, 00:27 WIB
Lokasi ditemukannya bom peninggalan PD II yang rencana akan dijadikan tempat wisata sejarah oleh Pemkab Morotai, Rabu (3/2/2016) KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANLokasi ditemukannya bom peninggalan PD II yang rencana akan dijadikan tempat wisata sejarah oleh Pemkab Morotai, Rabu (3/2/2016)
|
EditorFarid Assifa
TERNATE, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, berencana membangun wisata sejarah di lokasi penemuan bom peninggalan Perang Dunia II di ladang pasir Desa Joubelah, Kecamatan Morotai Selatan.

Pemkab Morotai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama aparat kepolisian, TNI AU dan pengelola Museum Perang Dunia II, Rabu (3/2/2016) siang tadi, meninjau langsung lokasi penemuan bom tersebut.

Bom itu, menurut pengelola museum Muhlis Eso, disepakati tidak akan dipindahkan karena lokasi itu akan dijadikan wisata sejarah oleh Pemkab Morotai. Di lokasi itu, kata dia, diduga masih ada bom karena lokasi itu dulunya dijadikan sebagai tempat pemusnahan bom.

“Sejak Amerika meninggalkan Morotai, di lokasi itu dijadikan tempat pemusnahan bom,” kata Muhlis.

Bom yang ditemukan di ladang pasir tersebut merupakan peninggalan tentara sekutu Amerika Serikat pada tahun 1944. Berat bom itu mencapai 250 kilogram dengan panjang 135 sentimeter.

Alasan lain pemilihan lokasi itu sebagai wisata sejarah adalah penemuan goa bekas tentara Jepang serta kuburan tentara sekutu.

“Tidak jauh dari ditemukannya bom itu, di situ ada goa yang dulunya ditempati tentara Jepang serta ada 7 kuburan tentara Amerika dan Australia,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di goa itu ditemukan peralatan perang, sepatu serta alat masak peninggalan tentara Jepang.

Goa dan kuburan itu sebelumnya tidak pernah terpublikasi, namun dengan rencana Pemkab Morotai membangun wisata sejarah ini, mulai dipublikasikan sejumlah penemuan di lokasi itu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.