Dilaporkan Guru ke Polisi karena Berkelahi, Siswa SD Trauma

Kompas.com - 01/02/2016, 19:49 WIB
|
EditorErvan Hardoko
BUTON, KOMPAS.com – Hanya karena masalah sepele, seorang guru kelas SDN 2 Pasarwajo Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara melaporkan siswanya ke polisi.

Akibat laporan Wa Aji (56), RM siswa kelas empat tersebut mengalami trauma dan lebih banyak berdiam diri di rumahnya.

“Kejadiannya terjadi pada hari Rabu pekan lalu. Padalah hanya masalah sepele, anak saya dengan teman di kelasnya bertikai dan berkelahi, tapi gurunya langsung bawa anak saya dan semua siswanya buat laporan di polsek tanpa diketahui kepala sekolah,” kata orangtua RM, Imran (36), Senin (1/2/2016).

Imran menambahkan, sekitar pukul 11.30 Wita, Wa Aji membawa RM ke kantor polisi dan  baru diizinkan pulang pada pukul 17.30.

Walaupun polisi tidak menindaklanjuti laporan tersebut tetapi Imran mengaku sangat sakit hati dengan tindakan guru itu.

“Sekarang anak saya sudah trauma, setelah kejadian itu, besoknya anak saya sakit demam selama tiga hari. Tiap malam dia mengigau dan berteriak dia tidak bersalah. Sekarang dia diam diri di rumah, dan bilang tidak mau lagi ke sekolah,” tuturnya.

Imran menambahkan, perkara ini akan adukan ke Dinas Pendidikan untuk mencari keadilan bagi anaknya.

Sementara itu, RM terlihat terbaring di ruang tengah di rumahnya. Wajahnya terlihat memperlihatkan rasa takut.

Meski dengan terbata, RM menceritakan dia bertikai dengan temannya hanya karena masalah pena.

“Waktu kami berkelahi, guru dia lihat saja, kami sudah dipisahkan tapi kami punya guru bilang lepas saja. Guru itu bilang mari kita laporkan polisi dia, tapi saya punya teman bilang, ah jangan bu guru, saya punya teman itu nanti kami berteman lagi, tapi guru bilang jangan, biarkan saja di penjara dia, guru itu bawa kami semua ke kantor polisi,” kata RM.

Secara terpisah, Wa Aji membantah tudingan yang diarahkan kepadanya. Ia mengatakan,  siswanya sendiri yang melaporkan peristiwa tersebut ke kantor polisi.

“Tidak benar, bohongnya anak-anak itu. Murid sendiri yang datang melapor ke polisi. Saya kira masalah ini sudah diselesaikan, karena polisi bilang ini diselesaikan di sekolah,” ujar Wa Aji.

Kepala Sekolah SDN 2 Pasarwajo, La Jamuna, saat dikonfirmasi mengatakan dia tak mengetahui peristiwa tersebut.

Namun, dia menyesalkan tindakan guru tersebut yang langsung membawa anak didiknya ke polisi tanpa berkonsultasi.

“Padahal ini bisa diselesaikan di sekolah dulu, karena ini terjadi di jam sekolah. Kalau anak-anak nakal kita didik di sini. Ini sudah kami laporkan ke kantor dinas, tapi belum ada tanggapan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Penyusunan Program, Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, La Ode Fasikin mengatakan, kasus tersebut adalah masalah serius yang harus segera diselesaikan.

Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil guru dan juga kepala sekolah untuk menjelaskan kejadian tersebut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.