Informasi Minim, Keberadaan Benteng Nassau di Gorontalo Masih Misterius

Kompas.com - 01/02/2016, 19:40 WIB
Sketsa benteng Nassau di Gorontalo. Diperkirakan benteng ini sudah tidak ada lagi secara fisik. Keberadaan lokasi dan posisinya masih meyimpan misteri Sketsa benteng Nassau di Gorontalo. Diperkirakan benteng ini sudah tidak ada lagi secara fisik. Keberadaan lokasi dan posisinya masih meyimpan misteri
|
EditorErvan Hardoko

GORONTALO, KOMPAS.com – Teka-teki keberadaan benteng Nassau di Gorontalo belum jelas, minimnya sumber informasi membuat keberadaan benteng yang diperkirakan dibangun VOC masih diselimuti misteri.

Dalam sejumlah dokumen pemerintah kolonial Belanda menyebutkan bahwa benteng ini berada di dekat muara sungai yang mengalir ke Teluk Tomini.

Dalam sketsa digambarkan sejumlah bangunan berada di dalam benteng Nassau. Bangunan yang terbesar adalah residen, juga terdapat gudang, barak militer, gudang mesiau, dapur, rumah pegawai, kandang kuda, dua bastion (menara pengintai) untuk mengamati laut dan darat.

Di sekitar benteng digambarkan banyak berdiri bangunan yang diperkirakan adalah kediaman para pembesar kerajaan Gorontalo kala itu.

“Melalui sketsa ini dapat diketahui adanya dua bastion yang mengarah ke sisi laut, yaitu ke muara sungai dan teluk Tomini, dan satunya mengawasi sisi daratan," kata Romi Dayana dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo, Senin (1/2/2016).

"Dengan demikian bisa diketahui mana arah mata angin dalam sketsa tersebut” tambah Romi Dayana.

Romi meyakini benteng tersebut meski secara fisik sudah tidak ada lagi, namun tetap diperlukan upaya pencarian posisi dan letak sesungguhnya.

Sebuah benteng dibangun pasti memiliki maksud dan tujuan. Demikian juga benteng Nassau, penggalian informasi ini penting dilakukan untuk mengetahui sejarah masa lalu Gorontalo.

“Informasi sekecil apapun akan memberi sumbangan yang signifikan bagi sejarah secara umum di Gorontalo, apalagi banyak hal yang terkait masa lalu daerah ini belum terungkap sepenuhnya” lanjut Romi.

Para sesepuh adat yang telah berusia lanjut saat dikonfirmasi Kompas.com tidak tahu-menahu keberadaan atau cerita benteng Nassau ini.

“Saya tidak tahu, baru dengar ini ada benteng Nassau di Gorontalo. Namun jika informasi ini memang benar harus dicari tahu keberadaannya” kata Ketua Dewan Adat Gorontalo, Karim Pateda.

Sketsa benteng Nassau yang digambar dalam sebuah kertas ini tidak menggambarkan bentuk benteng secara realistis.

Benteng ini terlihat dari atas dengan bagian-bagian bangunan yang ada di dalam dan di luarnya. Pada bagian bawah sketsa ada keterangan bangunan melalui penandaan huruf.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X