Setelah Tusuk Perutnya Sendiri, Pria dengan Gangguan Jiwa Ini Tikam Ayah, Adik, dan Warga

Kompas.com - 30/01/2016, 23:58 WIB
LHOKSUKON – Ali Akbar (53), pria asal Desa Teupin Bayu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, menusuk perutnya sendiri pada Sabtu (30/1/2016) siang.

Setelah itu, pria yang memiliki gangguan jiwa ini menikam adiknya, ayahnya, serta seorang pekerja bangunan.

Akibat kejadian ini, buruh bangunan asal Desa Teupin Bayu, Usman (60), mengalami luka di tangannya.

Sementara itu, ayah Ali Akbar, yakni M Afan (77), mengalami luka tikam di bagian kepalanya dan Rajuddin (48), adik Ali Akbar, mengalami luka robek di bagian perutnya.

Kedua orang ini lalu dirawat di Puskesmas Tanah Jambo Aye. Ali Akbar sendiri dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara.

Peristiwa berdarah itu berawal ketika Ali meminta padi kepada ibunya untuk dijual dengan alasan butuh uang. (Baca juga: Menderita Gangguan Jiwa, Pria Ini Bacok Kakak Kandungnya)

Selama ini, Ali yang menderita gangguan jiwa itu tidak pernah menganggu orang lain. Namun, hari itu, Ali marah-marah karena tidak diizinkan menjual padi.

Tak lama kemudian, Ali mengambil pisau dan menusuk perutnya sendiri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam kondisi luka perutnya, ia langsung berlari ke musala yang tak jauh dari rumahnya. Kemudian mengejar sejumlah warga yang sedang mengejar pembangunan meunasah setempat,” kata Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Teguh Yano Budi kepada Kompas.com.

Melihat Ali Akbar yang membawa sebilau pisau sambil berlari, Usman langsung berupaya menutup pintu gudang.

Namun, sebelum pintu gudang ditutup, Ali menusuk jari tangan Usman sehingga berdarah. Sementara itu, buruh bangunan lainnya sudah lebih dulu masuk gudang untuk menyalamatkan diri.

Setelah itu, Ali kembali ke rumahnnya. Ali lalu menikam ayah dan adiknya yang berupaya menenangkannya.

“Ketika sampai di rumah ayah dan adik berupaya menenangkannnya, tetapi bertambah marah-marah kemudian menikam kepala ayahnya dan menusuk perut adiknya hingga berdarah. Tak lama kemudian warga dan aparat Polsek tiba di lokasi kejadian,” kata AKP Teguh.

Selanjutnya, Ali diamankan pihak berwajib. Namun, karena mengalami luka parah di bagian perutnya, Ali dibawa ke RSU Cut Meutia Aceh Utara untuk mendapat perawatan intensif.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X