Fauzi Bahar Tolak Penetapan Cagub-Cawagub Terpilih Sumbar

Kompas.com - 29/01/2016, 04:06 WIB
EditorSandro Gatra

PADANG, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat Fauzi Bahar menolak penetapan calon gubernur dan calon wakil gubernur terpilih pada sidang paripurna istimewa DPRD Sumbar. Ia menganggap masalah ijazah palsu masih belum final.

"Saya menolak ini tidak bermaksud mengacau proses paripurna. Namun saya berharap agar rapat paripurna ini ditunda, karena proses hukum masih berjalan," kata Fauzi di Padang, Kamis (28/1/2016), seperti dikutip Antara.

Menurut dia, menunggu hasil proses hukum tentang masalah ini diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui apakah Wakil Gubernur Sumbar terpilih Nasrul Abit menggunakan ijazah palsu atau tidak untuk maju mendampingi gubernur terpilih Irwan Prayitno.

Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim mengatakan, sidang paripurna istimewa tidak menerima protes dari berbagai pihak, karena ini tidak masuk pada agenda sidang tersebut.

"Protes dari Fauzi Bahar dan interupsi dari anggota DPRD tidak bisa mempengaruhi keputusan sidang ini," katanya.

Menurut dia, dari surat penetapan calon yang dilakukan KPU Sumbar pada tanggal 23 Januari 2016, tahapannya sudah benar dan tidak ada hal yang dipermasalahkan.

Para anggota Dewan sepakat mengesahkan hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) 9 Desember 2015 yang diselenggarakan KPU Sumbar.

"Hasil sidang istimewa ini selanjutnya akan kami kirim ke Kementerian Dalam Negeri. Kemudian kementerian akan mengeluarkan jadwal pelantikan untuk pasangan terpilih," ujar Hendra.

Sementara itu, Nasrul Abit mengatakan, sudah ada bukti di pengadilan bahwa tuduhan atas laporan pemakaian ijazah palsu itu tidak benar.

Ia mengatakan, jika masih ada yang perlu diselesaikan, maka ia siap mengikuti proses hukum yang ada.

"Saya berani bertanggung jawab untuk keaslian ijazah ini. Sebelumnya sudah ada putusan pengadilan sewaktu saya menjabat bupati dua periode di Pesisir Selatan," katanya.

Baca tentang


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Regional
Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Regional
Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X