BNN Bali Siap Tembak di Tempat Para Bandar Narkoba

Kompas.com - 28/01/2016, 17:15 WIB
Kepala BNN Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa. KOMPAS.com/SRI LESTARI Kepala BNN Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa.
|
EditorErvan Hardoko

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa mengaku siap terapkan tembak di tempat untuk bandar narkoba yang berani beroperasi di Bali.

"Jika melakukan perlawanan, ada bukti yang cukup, dia bersenjata dan membahayakan petugas, kita harus melakukan pembelaan diri, demi menegakkan undang-undang," kata Putu Suastawa, Kamis (28/1/2016).

Terkait dugaan adanya bandar narkoba tinggal di Bali, Suastawa menegaskan, sampai saat ini polisi belum menemukannya.

Barang haram yang beredar di Bali, ukar Suastawa, diselundupkan dari luar daerah dan luar negeri.


"Dari hasil perkembangan penyelidikan (dari kasus yang terjadi), di Bali masih pada tatanan pengedar dari Jawa ke Bali dan daerah lainnya. Tapi kita tidak melihat dari sudut pandang itu, Bali juga dimungkinkan menjadi tempatnya ngejar yang besar," tambahnya.

Mantan Dir Bimas Polda Bali ini juga menyampaikan, Pulau Bali yang tak terlalu besar dibandingkan provinsi lainnya membuat semua wilayah harus dapat diawasi.

Sebab, untuk mencapai berbagai sudut provinsi ini hanya dibutuhkan rata-rata waktu perjalanan selama tiga jam.

Sehingga BNN sudah berupaya melakukan optimalisasi pengawasan dengan berkordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Apalagi perkembangan kasus narkoba di Bali tidak mengalami penurunan sehingga harus tetap menjadi perhatian serius semua pihak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X