Setelah Tabrak Taksi, Rahmad Kejang-kejang Lalu Tewas di Mobil

Kompas.com - 27/01/2016, 15:03 WIB
Usai Tabrak Taksi, Rahmad Kejang-kejang lalu Tewas di Dalam Mobilnya KOMPAS.com/Mei LeandhaUsai Tabrak Taksi, Rahmad Kejang-kejang lalu Tewas di Dalam Mobilnya
|
EditorGlori K. Wadrianto
MEDAN, KOMPAS.com - Rahmad Nurdinsyah (58), warga Jalan Kolonel Bejo, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, ditemukan kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.

Korban yang disebut-sebut sebagai PNS ini kemudian tewas di dalam mobil Suzuki Ertiga BK 1434 OL miliknya, yang parkir di Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat, Rabu (27/1/2016).

Mulanya, Rahmad melajukan mobil dari Jalan Balai Kota menuju Jalan Putri Hijau Medan. Tiba-tiba dia menabrak taksi BK 1587 UA milik Thompson, warga Deli Tua yang sedang terparkir.

"Aku lagi ngobrol sama kawanku dan taksiku parkirkan. Tiba-tiba ditabrak korban yang datang dari Jalan Balai Kota. Karena tak di-handbrake, taksiku melaju dan mobil korban berhenti," kata Thompson.

"Waktu ku datangi mobilnya, ku tengok korban kejang-kejang dan mulut berbuih," ujar dia.

Unit Reskrim Polsek Medan Barat yang mendapat informasi turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Korban langsung di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk divisum. Pengemudi taksi dibawa ke Polsek Medan Barat untuk dimintai keterangan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Oscar S Setjo ketika dikonfirmasi mengatakan, masih melakukan penyelidikan terkait hal itu. "Masih kita lidik dan jasad korban dibawa ke rumah sakit untuk divisum," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X