Kompas.com - 25/01/2016, 20:28 WIB
Jacky bocah berusia 4 tahun sedang menjalani perawatan intensif di ruang PICU RSU Zainal Abidin Banda Aceh, ia sedang melawan ganasnya tumor yang menyerang mulut dan wajahnya.***** Daspriani Y Zamzami / Kompas.comJacky bocah berusia 4 tahun sedang menjalani perawatan intensif di ruang PICU RSU Zainal Abidin Banda Aceh, ia sedang melawan ganasnya tumor yang menyerang mulut dan wajahnya.*****
|
EditorErvan Hardoko
BANDA ACEH, KOMPAS.com - Tak bisa dibayangkan apa yang dirasakan seorang bocah berusia empat tahun ini.

Jacky tak bisa bergerak dan tak bisa bermain bersama teman-teman sebayanya. Dia hanya bisa berbaring di tempat tidur sambil menahan rasa sakit.

Bocah kecil ini harus berjuang meneruskan hidupnya melawan tumor ganas yang menderanya. Berawal dari sakit gigi, sebuah benjolan kecil di gusinya menjadi awal penderitaannya.

Dengan cepat benjolan kecil ini membesar dan merusak tulang rahang mulutnya hingga ke bagian mata kiri.

“Awalnya sakit gigi, lalu kami bawa ke dokter gigi, dan dokter melihat ada benjolan di gusinya, kemudian benjolan itu dipecahkan dan dokter meminta kami kembai seminggu kemudian,” kata Mariah, ibunda Jacky, saat ditemui Kompas.com di ruang PICU Anak RSU Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Senin (25/1/2016).

Setelah itu, lanjut Mariah, luka dan benjolan di gusi putranya itu membengkak dengan cepat, sehingga membuat mulutnya sulit tertutup dan tidak bisa digukankan untuk makan. 

“Kami kemudian dirujuk ke Banda Aceh dan kini sudah menjalani perawatan kemoterapi,” ujar Mariah.

Divonis menderita tumor ganas jenis myeloma, Jacky kini dirawat intensif di RSUZA. Anak pasangan petani asal Kabupaten Aceh Singkil ini harus menjalani proses kemoterapi sebelum menjalani operasi rekontruksi wajah.

“Cuma saya bingung harus bagaimana, meninggalkan Jacky sendirian tidak mungkin, tapi saya masih punya anak-anak lain di Singkil yang kini kami titipkan kepada tetangga, ada adik Jacky berusia 2,5 tahun, entah bagaimana kondisinya sekarang,” katanya.

Sementara itu pihak RSUZA, mengatakan tengah memberi pengobatan intensif bagi Jacky melalui proses kemoterapi.

Wakil Direktur bagian pelayanan RSUZA, Azharuddin, mengatakan proses kemoterapi dipercaya secara medis mampu mematikan sel tumor ini.

“Kalau Tumor Myeloma ini memang jenis ganas namun bisa ditangani dengan kemoterapi, artinya sel ini bisa dimatikan dengan proses kemoterapi, lalu kerusakan di bagian wajahnya akan dilakukan operasi termasuk mengangkat mata kirinya yang rusak akibat serangan tumor,” jelas dr Azharuddin.

Di kampungnya bocah Jacky dikenal sebagai bocah yang periang. Tak pelak sakit yang diderita Jacky membuat warga sekitar rumah Jacky merasa kehilangan bocah laki-laki yang selalu penuh senyum ini.

“Apapun itu saya berharap anak saya bisa disembuhkan, anak saya memang banyak ada tujuh, namun Jacky memiliki arti tersendiri bagi kami. Dia selalu menghibur kami kala susah,” Mariah menuturkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.