Kompas.com - 25/01/2016, 12:01 WIB
|
EditorCaroline Damanik
BENGKULU, KOMPAS.com — Elsa, harimau betina yang diamankan oleh BKSDA Bengkulu setelah dijerat pemburu pada April 2015, mati.

Elsa mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (20/1/2016). Zirun, staff pengelola PLG, menyebutkan, kematian Elsa berawal dari sakit yang tak diketahui penyebabnya.

"Ia awalnya sakit, lalu ditemukan mati, selebihnya saya tidak tahu karena perawatannya ditangani oleh dokter khusus," kata Zirun dihubungi Kompas.com, Senin (25/1/2016).

Ia juga mengatakan, Elsa juga dikubur di PLG tersebut setelah dokter melakukan otopsi terhadap harimau malang itu.

Sementara itu, Kepala BKSDA Provinsi Bengkulu Anggoro Dwi Sujianto membenarkan kematian hewan yang dilindungi tersebut.

"Saya saat ini sedang di Jakarta melaporkan kematian Elsa. Yang pasti, matinya Elsa karena sakit, yang tampak hatinya tidak normal. Namun, hasil pasti masih menunggu pemeriksaan lab," kata Anggoto melalui pesan singkatnya.

Anggoro juga menyayangkan kematian Elsa mengingat selama ini BKSDA Bengkulu tengah menyiapkan lokasi rehabilitasi harimau sumatera di PLG Sebelat. Saat ini, ada dua harimau sumatera di lokasi itu, yakni Elsa, si harimau betina, dan Giring, harimau jantan.

"Sayang sekali kematiannya, karena laporan terakhir Giring dan Elsa sudah jodoh, tapi apa daya, walaupun sudah diusahakan maksimal, tapi kenyataan berkata lain," lanjut Anggoro.

Elsa adalah harimau betina berusia sekitar enam tahun yang diamankan BKSDA sejak 2 April 2015. Dia ditemukan dalam kondisi terjerat perangkap pemburu di Kabupaten Seluma.

Akibat jerat itu, telapak kaki kanan Elsa terluka parah membuat empat jari kaki kanan depannya terpaksa diamputasi. Selama beberapa bulan, Elsa dan Giring, pasangannya yang merupakan harimau jantan pemangsa manusia, diamankan oleh BKSDA.

BKSDA mendapatkan kritik dari beberapa lembaga pemerhati satwa karena dituding lalai dalam merawat kedua satwa liar tersebut. Setelah kritik dan mendapatkan instruksi dari kementerian, BKSDA memindahkan Elsa dan Giring ke PLG Sebelat pada akhir 2015. PLG Sebelat juga diusulkan BKSDA sebagai pusat rehabilitasi harimau sumatera.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Regional
Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Regional
Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Regional
Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.