Menristek Akan Dampingi Kusrin, Lulusan SD Perakit Televisi

Kompas.com - 19/01/2016, 21:53 WIB
Menristek dan Dikti, Mohammad Nasir, di Universitas Tidar Magelang, Selasa (19/1/2016). Kompas.com/Ika FitrianaMenristek dan Dikti, Mohammad Nasir, di Universitas Tidar Magelang, Selasa (19/1/2016).
|
EditorErvan Hardoko
MAGELANG, KOMPAS.com — Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) mengapresiasi kemampuan Muhammad Kusrin yang mampu merakit televisi.

Apresiasi semakin tinggi sebab pria asal Kabupaten Karanganyar itu hanya menempuh pendidikan sampai sekolah dasar (SD).

Menristek dan Dikti Mohammad Nasir mengaku siap memberikan pendampingan kepada Kusrin yang mampu menciptakan televisi berbasis limbah tabung komputer.

Terlebih lagi, Kusrin telah memiliki 30 karyawan yang setiap hari membantunya memproduksi televisi.

"Kami sudah bertemu dan mengapresiasi karya anak bangsa ini karena ia memiliki kemampuan merakit televisi yang bermanfaat dan memiliki nilai jual," kata Nasir di Kota Magelang, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2016).

Menurut Nasir, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian agar Kusrin bisa melanjutkan usahanya tersebut.

Dari Jakarta dilaporkan, Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) kepada Kusrin di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (19/1/2016). Baca: Kusrin Si Perakit TV Itu Akhirnya Punya SNI.

"Ke depan supaya Kusrin bisa berjalan kembali usahanya. Sebab, dari usaha itu, ia bisa memberdayakan 30 pegawai yang rata-rata lulusan SD-SMA sehingga setidaknya bisa mengentaskan (masyarakat dari) kemiskinan dan mengurangi pengangguran," kata Nasir.

Karena itu, lanjut Menristek, pihaknya akan memberikan pendampingan meski Kusrin masih menjalani proses hukum.

"Kalau untuk proses hukum, biarlah berjalan. Kami akan melakukan pendampingan terhadap Kusrin," tuturnya.

Seperti diketahui, Muhammad Kusrin divonis enam bulan penjara PN Karanganyar, Jawa Tengah, karena dituding memproduksi televisi secara ilegal.

Sejumlah televisi karya pria lulusan SD itu dibakar dan sebagian lainnya dijadikan barang bukti oleh pihak kejaksaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X