Kompas.com - 15/01/2016, 09:59 WIB
Dua buah perahu milik warga yang bersandar di pinggiran Waduk Jatigede yang merupakan kawasan Desa Cibogo, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Kamis (7/1/2016). Genangan air yang sudah meninggi di Waduk Jatigede menjadi peluang usaha bagi sebagian warga dengan mendatangkan perahu. Setiap orang dikutip ongkos Rp 10.000 untuk sekali putaran. Waduk tersebut mulai diairi 31 Agustus 2015 bersamaan dengan peresmiannya. TRIBUN JABAR/ZELPHIDua buah perahu milik warga yang bersandar di pinggiran Waduk Jatigede yang merupakan kawasan Desa Cibogo, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Kamis (7/1/2016). Genangan air yang sudah meninggi di Waduk Jatigede menjadi peluang usaha bagi sebagian warga dengan mendatangkan perahu. Setiap orang dikutip ongkos Rp 10.000 untuk sekali putaran. Waduk tersebut mulai diairi 31 Agustus 2015 bersamaan dengan peresmiannya.
EditorCaroline Damanik
SUMEDANG, KOMPAS.com - Pemerintah memberikan uang pesangon atau kompensasi bagi enam kepala desa (Kades), perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sampai ketua RW dan RT di genangan Bendungan Jatigede.

Untuk uang kadeudeuh itu sudah disiapkan anggaran Rp 1,2 miliar dari APBD Provinsi Jabar. Uang kadeudeuh itu diberikan bagi 232 orang perangkat desa di enam desa yang hilang ditelan Bendungan Jatigede.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BPMPDKBPP) Pemkab Sumedang, Endi Ruslan mengatakan, pemberian kadeudeuh itu menyusul telah ditetapkan Perda Penghapusan dan Penggabungan Desa di genangan Jatigede.

“Rencananya kan diberikan secara simbolis oleh Wakil Bupati, Senin (18/1) pekan depan,” kata Endi, Kamis (14/1/2016).

Di genangan Jatigede enam desa dihapus, Desa Cipaku, Leuwideung, Jatibungur dan Cibogo di Kecamatan Darmaraja. Desa Sukakersa (Jatigede) dan Desa Padajaya (Wado). Pemkab Sumedang sudah membuat formula pemberian kadeudeuh bagi kepala desa dan perangkat desa yang dihapus.

Setiap kepala desa diberikan kadeudeuh Rp 1.644.500 per bulan. Sekretaris desa non PNS Rp 630 ribu per bulan, kepala urusan/petugas teknis lapangan Rp 490 ribu per bulan, kepala dusun Rp 300 ribu per bulan. Ketua RW Rp 175 ribu per triwulan dan ketua RT Rp 150 ribu per triwulan. BPD diberi kompensasi Rp 5 juta per tahun. “Untuk BPD itu Rp 5 juta dan besaran per anggotanya diserahkan ke pimpinan BPD,” kata Endi.

Pemberian kadeudeuh untu kepada desa ini dihitung sampai habis masa baktinya. Desa yang dihapus itu, jabatan kepala desanya ada yang habis tinggal 1-3 tahun lagi.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD, Yogi Yaman Santosa menyebutkan tahun 2016 ini konpensasi berupa tunjangan sampai habis masa jabatan kepala desanya."Kami selalu siap dan mengantisipasi adanya aksi teror ini. Tugas kami tersebut berlangsung terus menerus dan berlanjut," ujar Robertson.

Kompas TV Pengisian Waduk Jatigede Lambat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.