Puluhan Pejabat Kabupaten Semarang Berjanji Tak Terima Suap

Kompas.com - 14/01/2016, 17:21 WIB
penandatanganan pakta integritas para kepala SKPD dihadapan Penjabat (Pj) Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Kamis (14/1/2016) pagi. dok.humas_pemkan.semarang.penandatanganan pakta integritas para kepala SKPD dihadapan Penjabat (Pj) Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Kamis (14/1/2016) pagi.
|
EditorErvan Hardoko
UNGARAN, KOMPAS.com - Sebanyak 73 kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Semarang menyatakan siap menolak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Komitmen tersebut dituangkan dalam pakta integritas yang ditandatangani para kepala SKPD di hadapan Penjabat (Pj) Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko di pendopo rumah dinas Bupati Semarang di Ungaran, Kamis (14/1/2016) pagi.

Pembacaan pakta integritas yang memuat tujuh poin komitmen tersebut secara simbolis dilakukan Sekretaris Daerah Gunawan Wibisono.

Di antara tujuh komitmen itu antara lain adalah tidak menerima suap, bersikap jujur dalam melaksanakan tugas dan memberi teladan kepada para pegawai di bawahnya.

"Bersedia menanggung segala konsekuensi jika melanggar komitmen dalam pakta integritas ini," kata Gunawan Wibisono.

Pj Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko dalam sambutannya menegaskan, pihaknya yang akan bertindak pertama kali bila terjadi penyimpangan penggunaan anggaran yang sudah direncanakan dalam DPA (dokumen pelaksanaan anggaran).

"Kalau betul memang ada penyimpangan, kami yang akan mendorong pertama masuk ke penegak hukum. Kami tidak akan menutupi bila birokrat kita memang ada kejahatan," kata Sujarwanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, bupati meminta kepada seluruh pimpinan SKPD untuk tidak ragu menggunakan anggaran sehingga penyerapan APBD tahun anggaran 2016.

Untuk itu SKPD diharapkan terus menjalin komunikasi dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) di kejaksaan negeri.

"TP4D merupakan tempat untuk konsultasi bila ada keraguan agar penggunaan anggaran sesuai regulasi. Dalam pakta integritas sudah sangat jelas, mereka yang melanggar jelas salah," dia menegaskan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.