Baku Pukul Warnai Sidang Kasus Pemerkosaan Anak

Kompas.com - 12/01/2016, 22:54 WIB
Sejumlah personel polwan berusaha menenangkan seorang ibub rumah tangga yang terus memaki keluarga terdakwa kasus pemerkosaan anak di bawah umur usai sidang di PN Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (12/01/2016). KOMPAS.com / ABDUL HAQSejumlah personel polwan berusaha menenangkan seorang ibub rumah tangga yang terus memaki keluarga terdakwa kasus pemerkosaan anak di bawah umur usai sidang di PN Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (12/01/2016).
|
EditorErvan Hardoko
GOWA, KOMPAS.com — Sidang kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang digelar di PN Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diwarnai baku hantam antara keluarga terdakwa dan keluarga korban.

Baku hantam baru dapat diakhiri setelah polisi berhasil mengevakuasi keluarga terdakwa menggunakan sebuah mobil pikap, Selasa (12/1/2016).

Sidang yang menghadirkan terdakwa atas nama Caco Daeng Sese (67) dalam kasus pemerkosaan NU (9) berlangsung pukul 15.00 Wita dengan pengawalan ketat puluhan personel kepolisian.

Persidangan yang berlangsung secara tertutup itu dipimpin oleh hakim Ernawati Anwar yang didampingi dua hakim anggota, Ilham dan Amran S Herman.

Sidang berlangsung cukup lama, yaitu sekitar tiga jam, karena hakim memerlukan penerjemah lantaran terdakwa yang berusia lanjut tak bisa berbahasa Indonesia.

Seusai sidang, terdakwa langsung dievakuasi polisi ke Rutan Gunungsari, Makassar, menggunakan mobil tahanan.

Sementara itu, keluarga korban dan terdakwa terlibat adu kejar hingga saling pukul di halaman PN Sungguminasa.

Keributan ini dipicu saling ejek di antara kedua keluarga. Puluhan petugas kepolisian berupaya melerai dua keluarga yang bertikai.

Keributan ini berakhir setelah keluarga terdakwa berhasil dievakuasi keluar dari halaman pengadilan.

"Kurang ajar, sudah tahu kami ini sakit hati, banyak lagi bicaranya. Pokoknya harus divonis berat," kata Daeng Tutu, orangtua korban.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. Kasus pemerkosaan yang melibatkan korban dan terdakwa yang saling bertetangga ini terjadi pada Oktober 2015 di Desa Giring-giring, Kecamatan Bontonompo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Gubernur Jabar: 5.000 Kiai Akan Dites Corona, Pesantren Berpotensi Jadi Klaster Baru

Wakil Gubernur Jabar: 5.000 Kiai Akan Dites Corona, Pesantren Berpotensi Jadi Klaster Baru

Regional
Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X