Dilarang Bawa Alat Dokumentasi, Gafatar Batal Bertemu Bupati Semarang

Kompas.com - 12/01/2016, 16:35 WIB
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Semarang Purbatinhadi menunjukkan hasil penelusuran terhadap ormas Gafatar. Kompas.com/ Syahrul MunirKepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Semarang Purbatinhadi menunjukkan hasil penelusuran terhadap ormas Gafatar.
|
EditorErvan Hardoko
UNGARAN, KOMPAS.com - Ormas Gafatar yang sedang ramai diperbincangkan belakangan ini ternyata pernah hendak merambah Kabupaten Semarang pada awal 2014.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Semarang Purbatinhadi mengatakan, pada saat itu pihaknya menerima permohonan tertulis dari pengurus Gafatar untuk mendaftarkan diri sebagai ormas.

Selain itu, Gafatar juga mengajukan permohonan untuk menggelar pertemuan dengan para pimpinan daerah.

"Yang mengirimkan surat saat itu orang yang mengaku dari STT Abdiel. Mereka juga minta audiensi dengan Bupati, Dandim 0714 Salatiga, Kapolres Semarang, Kajari Ambarawa dan Ketua DPRD," kata Purbatinhadi, Selasa (12/1/2016).

Mendapati permohonan tersebut, Kesbangpol langsung berkomunikasi dengan Forkominda dan meminta tim intelijen menelusuri rekam jejak organisasi itu.

Purbatin menuturkan, hasil penelusuran menunjukkan Gafatar adalah organisasi yang bermetamorfosa dari Alqiyadah Al Islamiyah pimpinan Ahmad Musaddeq.

Audiensi dengan sejumlah tokoh dan pejabat yang selama ini dilakukan adalah kedok untuk propaganda mereka ke media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah mengetahui ada ketidakberesan dengan ormas tersebut, Kesbangpol kemudian menyampaikan hasilnya kepada Forkomindo.

"Hasilnya, disepakati bahwa audiensi hanya satu pintu ke Bupati Semarang saja, tidak lewat semua forkompinda. Selain itu, dalam audiensi dilarang untuk membawa alat dokumentasi apapun termasuk telepon genggam," kata Purbatin.

"Setelah kami sampaikan itu, mereka mundur dan sampai sekarang tidak pernah muncul lagi," tambah Purbatin.

Berdasar penelusuran Kompas.com, dalam akun Facebook milik organisasi ini dijelaskan bahwa organisasi tersebut pernah beraudiensi dengan sejumlah pejabat, baik sipil, militer dan kepolisian, termasuk Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.