Kompas.com - 11/01/2016, 15:01 WIB
Foto Suasana Ikan Monster yang dijadikan sebagai obyek Foto pada Minggu 10 Januari 2016 MansurK103-15Foto Suasana Ikan Monster yang dijadikan sebagai obyek Foto pada Minggu 10 Januari 2016
|
EditorCaroline Damanik
POSO, KOMPAS.com — Sejumlah nelayan di Poso, Sulawesi Tengah, menemukan ikan raksasa tersangkut di jaring pukat saat tengah melaut. Ikan tersebut ditemukan pertama kali oleh Jamal (30), nelayan asal Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Minggu (10/1/2016).

Abdul Hamid (50), warga Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, menceritakan kronologi penemuan ikan dengan berat sekitar satu ton, panjang tiga meter, dan tinggi sekitar dua meter tersebut.

Menurut Hamid, rekannya, Jamal, mengaku bahwa ikan itu tiba-tiba tersangkut di jaring pukat sekitar 5 kilometer di tengah laut lepas dari tepi pantai Desa Tambarana.

"Ikan tersebut tersangkut pukat saya. Saat pukat ditarik, saya bersama teman kaget karena dalam jaring ditemukan ikan aneh yang belum pernah dilihat sebelumnya oleh para nelayan setempat," tutur Hamid, Senin (11/1/2016), menirukan keterangan Jamal sesaat setelah ikan tersebut ditarik ke pinggir pantai.

Hamid mengaku tidak tahu jenis ikan yang memiliki bobot berat sekitar satu ton tersebut. Namun, nelayan setempat mengaku bahwa ikan yang diperkirakan berusia puluhan tahun tersebut diyakini nelayan lokal dengan nama ikan butiti.

Sebelumnya, untuk membawa ikan tersebut dari tengah laut hingga ke pinggir pantai Tambarana, dibutuhkan dua unit perahu nelayan untuk menarik ikan dengan menggunakan mesin tempel.

"Saya sendiri kaget, seumur hidup saya, baru kali itu saya melihat ikan seperti itu. Kalau warga lokal, mereka mengatakan ikan butiti," kata Hamid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setibanya di pinggir pantai, puluhan warga dan nelayan setempat ramai-ramai mendatangi lokasi untuk mengetahui lebih dekat terkait penangkapan ikan monster tersebut untuk berfoto-foto. Kejadian ini, menurut Hamid, baru pertama kalinya terjadi di wilayah Kabupaten Poso.

Karena bingung, setelah puas mengabadikan dalam bentuk foto dan video, warga setempat akhirnya sepakat membagi-bagikan daging ikan tersebut secara merata kepada para nelayan dan warga setempat untuk dimakan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.