Kompas.com - 10/01/2016, 13:20 WIB
Warga Aceh berlatih menggunakan meriam karbit di dusun Manderek, desa Alur Gadeng, pada Rabu (18/2/2015) untuk memghalau gajah Sumatera. Yunanto Wiji UtomoWarga Aceh berlatih menggunakan meriam karbit di dusun Manderek, desa Alur Gadeng, pada Rabu (18/2/2015) untuk memghalau gajah Sumatera.
|
EditorErvan Hardoko
TAKENGON, KOMPAS.com - Keberadaan puluhan ekor gajah liar yang mulai mengganggu kehidupan masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah maupun Bener Meriah, hingga saat ini belum terselesaikan.

Perkebunan milik warga di dua kabupaten itu terus diserang kawanan gajah liar. Bahkan, masyarakat di dataran tinggi Gayo itu mulai khawatir hewan berbadan besar itu mengancam nyawa mereka.

Hal itu pernah terjadi pada 2015, ketika beberapa orang tewas setelah diserang sekumpulan gajah liar itu baik di kebun maupun di sekitar pemukiman di Kabupaten Bener Meriah.

Hingga saat ini, masyarakat berharap solusi dari pemerintah Aceh, mengingat kewenangan pemkab Aceh Tengah dan Bener Meriah, sangat terbatas dalam upaya konservasi gajah.

Menanggapi masalah ini , anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Adam Mukhlis kepada Kompas.com menjelaskan, beberapa waktu lalu dirinya telah menfasiltasi pertemuan warga dengan BKSDA terkait masalah gajah.

"Kita telah memberikan rekomendasi kepada Gubernur Aceh, untuk melakukan langkah-langkah komprehensif," kata Adam Mukhlis, Minggu (10/1/2016).

Menurut dia, keberadaan gajah liar itu tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan harus menyeluruh untuk menangani sejumlah kabupaten yang terkena dampak, yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen dan Pidie Jaya maupun Aceh Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena kalau ditangani secara parsial di Bener Meriah, maka gajah akan berpindah ke Aceh Tengah, setelah ditangani di Aceh Tengah, gajah akan menyusul Pidie Jaya," lanjut dia.

Adam menambahkan, gajah adalah bagian dari kehidupan warga Aceh, sehingga kawanan hewan bertubuh besar itu tidak bisa diusir begitu saja, tetapi harus dipindahkan ke tempatnya.

"Apalagi bagi orang-orang seperti kami, gajah ini adalah sehabat pada masa konflik dulu," ujar Adam Mukhlis yang juga mantan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu.

"Apalagi sudah damai seperti sekarang, keberadaan gajah itu sangat diperlukan," kata dia.

Bukan hanya itu tambah Adam Mukhlis lagi, dalam sejarah masyarakat Gayo, keberadaan gajah khususnya gajah putih ditempatkan pada tempat khusus.

"Bola penanganan gajah saat ini ada pada gubernur, oleh karena itu kita mendesak gubernur Aceh menangani kasus gajah secara konkrit dan komprehensif," pungkas dia.

Adam Mukhlis mengaku, telah menyampaikan masalah ancaman kawanan gajah terhadap warga ini kepada gubernur, tetapi masalah belum mendapatkan keputusan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.