Tahun Baru Polda Bengkulu Larang Konvoi Motor Gunakan Lampu Rotator

Kompas.com - 31/12/2015, 02:16 WIB
Ilustrasi rotator istimewaIlustrasi rotator
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
BENGKULU, KOMPAS.com - Wakapolda Bengkulu, Kombes Polisi Adnas, memperingatkan komunitas mobil dan motor di daerah itu saat perayaan pergantian tahun tak menggunakan sirine dan lampu rotator.

Penggunaan lampu rotator dan sirine di keramaian menurut dia dapat membuat panik masyarakat, selain itu mengganggu aparat kepolisian karena akan muncul interpretasi yang beragam.

"Sirine dan lampu rotator dilarang digunakan, sangat berbahaya, membuat orang panik, dan bias makna bagi polisi," kata Adnas, belum lama ini.

Polda Bengkulu mencatat terdapat 39 komunitas kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat di daerah itu.

Mereka melakukan aktivitas berkumpul dan melakukan konvoi, tetapi masih dalam taraf kewajaran.

Salah seorang penggiat komunitas yang tergabung dalam Indonesia Offroad Federation (IOF) Kurnia Lesandri Andan menyataklan siap memenuhi permintaan apart kepolisian dan akan menyosialisasikan pada anggota komunitasnya.

"Kita memaklumi instruksi ini," jawab Kurnia. Sosialisasi aturan tersebut dilakukan juga oleh Polda Bengkulu dengan mengumpulkan puluhan komunitas motor dan mobil di Mabes Polda Bengkulu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X