Peringatan Setahun Jatuhnya Air Asia QZ8501 Digelar Tertutup di Mapolda Jatim

Kompas.com - 28/12/2015, 13:32 WIB
Lokasi acara peringatan tragedi Air Asia KOMPAS.com/Achmad FaizalLokasi acara peringatan tragedi Air Asia
|
EditorIcha Rastika
SURABAYA, KOMPAS.com - Keluarga korban pesawat Air Asia QZ8501, Senin (28/12/2015) memperingati setahun jatuhnya pesawat tersebut.

Acara peringatan kecelakaan pesawat ini berlangsung tertutup di Mapolda Jatim. Berdasarkan pantauan Kompas.com, keluarga korban dari berbagai daerah mendatangi lokasi acara sejak pukul 11.00 WIB.

Pagar besi dipasang di lokasi acara yang digelar di Gedung Mahameru, Kompleks Mapolda Jatim di Jalan Ahmad Yani Surabaya itu. (Baca juga: Air Asia Akui Ada Kendala Teknis Pembayaran Klaim Asuransi )

Acara tersebut rencananya dihadiri CEO Air Asia Group Tony Hernandes, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo, Kepala Polda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji, dan Plt Wali Kota Surabaya Nurwiyatno.

Lukas, salah seorang keluarga korban menyampaikan bahwa acara peringatan ini dikemas dengan acara doa bersama.

"Selain itu juga ada sambutan dari sejumlah pihak," kata dia.

Selain memeringati setahun kecelakaan pesawat jurusan Surabaya-Singapura itu, pertemuan ini diharapkan menjadi forum penting bagi keluarga korban menyamakan persepsi. (Baca juga: Sebulan Didirikan, Posko "Crisis Centre" AirAsia Kini Sepi )

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku tidak bisa memberikan keterangan detil acara tersebut. "Kami hanya ketempatan, penyelenggaranya dari Air Asia," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Regional
'Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya...'

"Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya..."

Regional
Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Regional
Orangtua TKI yang Terancam Hukuman Mati Berharap Bisa Bertemu Anaknya

Orangtua TKI yang Terancam Hukuman Mati Berharap Bisa Bertemu Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X