Malam Ini, 9.000 Orang Diprediksi Penuhi Gereja Katedral Semarang

Kompas.com - 24/12/2015, 19:08 WIB
|
EditorTri Wahono
SEMARANG, KOMPAS.com– Gereja Katedral Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/12/2015) malam ini akan menggelar rangkaian prosesi ekaristi misa Natal. Misa diprediksi akan diikuti oleh 9.000 orang. 

Ketua Panitia Perayaan Natal 2015 Gereja Katedral, Sylvester Sunaryo, mengatakan, para jemaah yang hadir umumnya adalah jemaah tetap dari gereja di sekitar Katedral Kota Semarang ditambah jemaah luar daerah.

Gereja dengan nama Santa Perawan Maria (SPM) Ratu Rosario ini letaknya strategis di tengah kota. Gereja Katedral persis berada di bundaran Tugu Muda Semarang.

"Gereja ini letaknya strategis, jadi ada tambahan sekitar dua ribu sampai tiga ribu umat," kata Sunaryo, Kamis (24/12/2015).

Para jemaah tetap di gereja sekitar Semarang itu, tambah dia, berasal dari wilayah atau Lingkungan Matius di Kecamatan Gajah Mungkur, lingkungan Lukas di Semarang Tengah, Lingkungan Markus di Semarang Utara, Lingkungan Yohanes di Semarang Selatan, dan Lingkungan Maria di Kecamatan Semarang Utara.

Sementara pada prosesi misa di Katedral akan dibagi menjadi lima ekaristi. Yaitu misa pertama pada Kamis sore pada pukul 17.30 WIB, dipimpin oleh Romo Administrator Deo Sesan Keuskupan Agung Semarang, Romo FX Sukendar Wignyo Sumarto PR.

Sementara ekaristi kedua dipimpin oleh Romo Aloysius Gonsaga Luhur Prihadi WR pukul 21.00 WIB malam nanti.

Kemudian prosesi ketiga hingga kelima dilakukan sampai pada Minggu (25/12/2015).

"Perayaan di Katedral ini mengambil tema hidup bersama keluarga sebagai kuasa Allah," ujar dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X