Upin Ipin Hibur Anak-anak Korban Banjir di Aceh Singkil

Kompas.com - 20/12/2015, 16:03 WIB
Tokoh kartun animasi Upin dan Ipin serta Super Mario memberi hiburan kepada ratusan anak-anak korban banjir di Kabupaten Aceh Singkil. Daspriani Y Zamzami/KOMPAS.comTokoh kartun animasi Upin dan Ipin serta Super Mario memberi hiburan kepada ratusan anak-anak korban banjir di Kabupaten Aceh Singkil.
|
EditorErvan Hardoko
BANDA ACEH, KOMPAS.com - Ratusan anak-anak korban banjir di Singkil, Aceh dikejutkan dengan kehadiran tokoh kartun Upin Ipin dan Super Mario di posko banjir Kecamatan Singkil.

Tokoh animasi kartun yang dikenal anak-anak ini rupanya dihadirkan Polres Aceh Singkil dan para ibu Bhayangkari.

Bersama anak-anak, para badut yang mengenakan kostum tokoh film animasi anak-anak ini bernyanyi dan bergembira.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ridwan mengatakan, pihaknya sengaja menghadirkan tokoh kartun favorit anak-anak tersebut untuk menghibur dan mencegah trauma anak-anak.

“Sebelumnya saat kami menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat kita melihat anak-anak yang banyak termenung di rumah, karena lahan bermainnya sudah digenangi air, dan kami berinisiatif untuk memberi hiburan kepada anak-anak sehingga mereka tidak terus bersedih dan trauma,” jelas Kapolres, Minggu (20/12/2015).

Anak-anak korban banjir, lanjut Kapolres, terlihat sangat gembira dan terhibur dengan kehadiran badut tokoh kartun tersebut.

Selain menghadirkan tokoh kartun Upin dan Ipin, kegiatan juga diisi dengan pengobatan gratis dan pembagian bubur untuk menambah nutrisi bergizi bagi anak-anak korban banjir yang selama ini tinggal dalam genangan air.

Sementara itu, Bupati Aceh Singkil, Safriadi mengatakan jumlah korban banjir adalah 5.946 Kepala keluarga atau 25.919 jiwa.

Sementara kerugian materi masih belum diketahui, dan pemerintah daerah masih melakukan pendataan terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat banjir.

Saat ini, satu posko kesehatan dan dua unit dapur lapangan disediakan pemerintah daerah dan dikelola warga untuk memberi bantuan kepada korban terdampka banjir.

Pemkab Aceh Singkil, sebut Safriadi, berharap pemerintah provinsi dan pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan tanggul sungai sepanjang 21 kilometer untuk mengurangi dampak banjir di Singkil.

“Saat ini dalam setahun Aceh Singkil bisa mengalami banjir 3 hingga 4 kali (banjir), dan ini tidak hanya disebabkan hujan yang mengguyur Singkil semata, melainkan juga kiriman dari sejumlah kabupate dan kota tetangga,” kata dia.

Dengan adanya tanggul, dipastikan pemerintah daerah bisa meminimalisir dampak banjir yang tiap tahun melanda Aceh Singkil.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X