Proyek Pelebaran Jembatan Kerap Picu Kecelakaan, Warga Berunjuk Rasa

Kompas.com - 18/12/2015, 18:14 WIB
Pemuda Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan berdemontrasi di lokasi proyek pelebaran jalan dan jembatan karena sering terjadi kecelakaan. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANPemuda Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan berdemontrasi di lokasi proyek pelebaran jalan dan jembatan karena sering terjadi kecelakaan.
|
EditorErvan Hardoko

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Proyek pelebaran jembatan dan jalan di Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, didemo warga setempat, Jumat (18/12/2015).

Unjuk rasa digelar warga karena mereka menganggap proyek tersebut sering mengakibatkan kecelakaan, terutama di malam hari.

Peserta aksi membawa gambar korban kecelakaan dan kendaraan yang terperosok ke kubangan lumpur.

Zainur Rahman, koordinator aksi mengatakan, proyek pelebaran jembatan dan jalan tersebut sudah hampir setahun berjalan.

Namun, pengerjaannya terkesan asal-asalan karena untuk melebarkan jalan digunakan urukan tanah. Akibatnya, saat hujan turun tanah urukan itu berubah menjadi sungai lumpur.

"Karena lumpur yang memenuhi jalan, banyak pengendara (sepeda motor) jatuh. Bahkan mobil ada yang terperosok ke dalam lumpur," terang Zainur.

Kecelakaan terakhir di lokasi proyek, salah satu anggota TNI terjatuh karena licin terkena lumpur. Anggota TNI tersebut tidak tahu jika ada proyek karena tidak ada rambu-rambu dan papan pemberitahuan. Motornya terguling dan yang bersangkutan luka-luka.

"Proyek ini juga seperti siluman karena tidak ada papan nama siapa yang mengerjakan sehingga tidak ada yang tanggungjawab terhadap korban kecelakaan," ungkap Zainur.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono, saat dikonfirmasi berjanji akan mempercepat pelaksanaan proyek tersebut.

Pihaknya juga meminta maaf atas gangguan yang terjadi selama pengerjaan proyek tersebut.
"Manajerial proyek akan segera kami perbaiki agar proyek segera selesai," kata Totok Hartono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X