Kompas.com - 15/12/2015, 15:16 WIB
Ratusan tukang ojek pangkalan saat melakukan unjuk rasa di halaman Balaikota, Jalan Wastukencana, Senin (26/10/2015). Mereka meminta pemerintah untuk menghapuskan go-jek di Kota Bandung. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIRatusan tukang ojek pangkalan saat melakukan unjuk rasa di halaman Balaikota, Jalan Wastukencana, Senin (26/10/2015). Mereka meminta pemerintah untuk menghapuskan go-jek di Kota Bandung.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Sebulan lalu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berencana untuk meluncurkan Aplikasi Ojek Daerah (Akod).

Aplikasi itu diperuntukkan bagi para tukang ojek pangkalan untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta dapat bersaing dengan ojek berbasis aplikasi, Go-Jek. Namun, program tersebut kini tak jelas kabarnya.

Padahal, pria yang akrab disapa Emil itu berjanji aplikasi tersebut akan diluncurkan pada pertengahan Desember untuk dibagikan kepada 100 pangkalan ojek di Kota Bandung.

Kepada Kompas.com, Emil menjelaskan bahwa sistem tersebut belum bisa diluncurkan lantaran masih dalam proses penyempurnaan.

"Timnya baru paparan ke saya untuk disempurnakan dan di-testing. Harusnya dalam waktu dekat karena sudah sebulan sejak dia paparan," kata Emil di Hotel Grand Royal Panghegar, Jalan Merdeka, Selasa (15/12/2015).

Dia mengaku belum mengetahui progres perkembangan aplikasi itu. Namun, dia berharap agar Akod bisa segera diluncurkan pada bulan ini.

"Mudah-mudahan, tetapi harusnya bulan sekarang sudah selesai, nanti saya cek," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menjelaskan, aplikasi ojek pangkalan tak jauh berbeda dengan aplikasi Go-Jek. "Software itu memudahkan pelanggan yang butuh layanan dan memperbaiki kinerja pangkalan supaya bisa menerima pesanan," kata dia.

"Bedanya pesanan ojek pangkalan ditentukan kaptennya. Jadi, yang pegang HP bukan orang per orang, melainkan koordinatornya dia yang ngasih tahu kamu ke sana kamu ke situ," kata Emil.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.