Kompas.com - 14/12/2015, 23:55 WIB
Sebanyak 450 warga negara Indonesia overstay (WNI-O) dan tenaga kerja Indonesia bermasalah (TKI-B) tiba kembali di Tanah Air, Rabu (11/11/2015). Kepulangan mereka termasuk dalam program Indonesia Memanggil yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dengan seluruh biaya ditanggung pemerintah. BNP2TKISebanyak 450 warga negara Indonesia overstay (WNI-O) dan tenaga kerja Indonesia bermasalah (TKI-B) tiba kembali di Tanah Air, Rabu (11/11/2015). Kepulangan mereka termasuk dalam program Indonesia Memanggil yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dengan seluruh biaya ditanggung pemerintah.
EditorLatief
TANJUNG BALAI KARIMUN, KOMPAS.com - Pos Pelayanan Penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Tanjung Balai Karimun mengadakan koordinasi lintas sektoral bersama instansi terkait dalam rangka mensinergikan penanganan TKI di perbatasan. Instansi tersebut antara lain Dinas Tenaga Kerja, Imigrasi, Polres Karimun, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KKP) dan LANAL Karimun.

"Beberapa permasalahan yang dibahas dalam koordinasi tersebut yakni tidak adanya surat  pengantar E-KTKLN pada print out data TKI yang dikeluarkan P4TKI Tanjung Balai Karimun," kata Kasi Perlindungan Yohan Mariana, SH, mewakili Kepala BP3TKI Tanjungpinang, Senin (14/12/2015).

Disnaker Karimun menyatakan belum adanya fasilitasi perangkat untuk penerbitan ID TKI. Polsek KKP pun menyampaikan belum optimalnya pendekatan persuasif kepada orang perorangan dan masyarakat yang akan berangkat ke Luar Negeri sehingga banyak calon TKI ilegal. Untuk itu, pihak KKP mengusulkan perlunya pendekatan masif kepada masyarakat tentang informasi cara menjadi TKI prosedural dan bahayanya menjadi TKI Ilegal.

Yohan mengatakan bahwa tidak adanya surat pengantar tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI Joko Widodo. Menurut dia, tugas BNP2TKI hanya sebagai pelaksana.

"Kekurangan perangkat, baik itu software atau hardware akan diajukan ke pusat, karena itu domain pusat," ujarnya.

Koordinator P4TKI Tanjung Balai Karimun yang diwakili Petugas Tata Usaha, Darman M. Sagala, menambahkan bahwa sosialisasi memang pernah digelar. Selanjutnya tugas itu akan diintensifkan kepada kelompok masyarakat sasaran sehingga TKI nonprosedural atau ilegal dapat berkurang.

"Dengan begitu, lanjut dia, para TKI asal Karimun akan memiliki kompetensi lebih baik," kata Darman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kesempatan tersebut Letda Laut (P) Himawan Pratikno yang mewakili dari intansi Lanal Karimun juga mengatakan bahwa untuk mempermudah pengecekan E-KTKLN, BNP2TKI perlu menyediakan aplikasi khusus yang bisa diunduh di telepon seluler. Cara itu akan memudahkan tim koordinasi untuk memantau dan mencari informasi TKI. 

"Jadi, kalau sewaktu-waktu terjadi permasalahan terhadap TKI di kemudian hari, informasinya lebih mudah diperoleh," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.