Ganjar Pranowo Dinilai Belum Maksimal Tumpas Korupsi di Jateng

Kompas.com - 10/12/2015, 17:21 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Kompas.com/Nazar NurdinGubernur Jateng Ganjar Pranowo
|
EditorErvan Hardoko

Dalam kesempatan terpisah ketika memeringati Hari Anti-Korupsi, Ganjar mengaku telah berusaha mengurangi praktik korupsi di lingkungan Pemprov Jawa Tengah.

Ia mengakui masih banyak PNS Jateng yang berniat melakukan korupsi misalnya suap, pungli, seleksi jabatan, hingga korupsi anggaran.

"Awal saya dengan pak Heru memimpin, saya klarifikasi tagline mboten korupsi dan mboten ngapusi. Itu saya konfirmasi ke dalam dulu, dan ternyata itu benar terkonfirmasi," kata Ganjar.

"Bahkan praktik itu sudah sangat terbuka. Saya akhirnya mulai keras. Orang kini melihat Ganjar itu identik jembatan timbang, jalan rusak," kata dia lagi.

Temuan korupsi di Jateng, soal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipi (CPNS), karena tak transparannya proses seleksi.

Selain itu, soal anggaran yang tidak dikorupsi juga terkonfirmasi, hingga pelakunya lebih banyak.

Soal Bansos, Ganjar akhirnya mengaku bersikap tegas. Pasalnya, masyarakat menganggap bansos banyak bermasalah dan sarang kolusi.

Ketika dapat dana bansos, kemudian dilakukan pemeotongan berapa persen.

"Akhirnya, saat ambil usulan tegas, coret usulan tanpa proposal. Yang bermasalah akan dihentikan. Efisiensi anggaran, saya bisa silpakan hingga Rp 1,6 triliun," ujar dia.

"Kalau itu dilaksakanan, potensi uang yang tidak layak itu akan hilang, korupsinya tinggi. Makanya saya cuek ketika itu saya "digebuki" tiap hari," imbuhnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

Regional
Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X