Beberapa TPS di Solo Kekurangan Surat Suara, Pendukung Paslon Ancam Gugat KPU

Kompas.com - 09/12/2015, 21:57 WIB
Kantor KPU Solo KOMPAS.COM/M WismabrataKantor KPU Solo
|
EditorErvan Hardoko

SOLO, KOMPAS.com - Pilkada serentak yang digelar Rabu (9/12/2015), menyisakan tanda tanya bagi warga Solo, Jawa Tengah.

Sebab, di sejumlah TPS terjadi kekurangan surat suara. Setidaknya empat TPS mengalami hal tersebut.

Kebijakan KPU untuk meminta warga memberikan hak suaranya di TPS lain, mengundang protes dari pendukung salah satu calon.

Para pendukung paslon mengancam akan menggugat KPU atas kebijakan tersebut.

Untuk sementara, terdapat tiga TPS yang kekurangan surat suara. '

Ketiga TPS tersebut adalah TPS 03 Kelurahan Baluarti, kurang 125 surat suara, TPS 42 Kelurahan Jebres, kurang 125 surat suara dan TPS 56 di Kecamatan Jebres, kurang 126 surat suara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat dikonfirmasi, Komisioner KPU kota Solo yang membawahi teknis pelaksanaan pemilu, Pata Hindra Aryanto, mengakui menerima laporan terkait kekurangan surat suara tersebut.

Namun demikian, KPU mengaku tidak bisa mengganti surat suara tersebut karena semuanya sudah didistribusikan dan sisa surat suara sudah dibakar.

"Untuk solusinya yang mungkin dilakukan, apabila ada penambahan pemilih di TPS dan surat suara menjadi kurang, maka pemilih dianjurkan mencoblos di TPS terdekat yang memiliki sisa surat suara, dan nanti akan diberi surat pindah memilih. Lalu ada petugas yang mengantar pemilih ke lokasi untku menggunakan haknya," katanya.

Sementara itu, kebijakan KPU ini ditanggpi protes dari salah satu Ketua Anak Cabang PDI Perjuangan, Honda Hendarto.

Dia menganggap, kondisi tersebut merupakan kelalaian KPU yang harus turun langsung mencarikan sisa surat suara dan melayani pemilih yang hendak menggunakan haknya.

"Warga sudah menuruti aturan, datang ke TPS dan mau mencoblos, lalu karena suratnya kurang kok malah disuruh cari keliling mana yang ada sisa surat.Itu harusnya tugas KPU," kata Honda.

Honda mengancam akan menggugat KPU apabila terbukti hanya karena surat suara kurang, warga tidak mau menggunakan hak pilihnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.