Jembatan Kukar Resmi Dibuka, Para Pejabat Konvoi Kendaraan - Kompas.com

Jembatan Kukar Resmi Dibuka, Para Pejabat Konvoi Kendaraan

Kompas.com - 08/12/2015, 17:37 WIB
TRIBUN KALTIM/RAHMAD TAUFIK Inilah Jembatan Kutai Kartanegara baru yang diresmikan pada Selasa (8/12/2015).

TENGGARONG, KOMPAS.com - Akhirnya, Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) yang baru, resmi dibuka untuk umum.

Jembatan itu dibuka secara resmi dengan prosesi pemotongan pita, Selasa (8/12/2015) pukul 15.00 Wita oleh PJ Bupati Kukar, Chairil Anwar.

Setelah pita dipoting, para pejabat dan mantan pejabat Kabupaten Kukar langsung mengglar konvoi kendaraan melewati jembatan baru itu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, dalam peresmian itu terlihat mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari dan ketua DPRD Kukar, Salehuddin.

Selain itu, hadir pula komunitas penggemar sepeda motor Kawasaki Ninja 250 R Kukar yang memeriahkan arak-arakan.

Chairil mengatakan konvoi kendaraan tersebut adalah bentuk rasa syukur Pemkab Kukar dengan selesainya pembangunan Jembatan Kukar.

Setelah jembatan lama runtuh, warga Kukar praktis hanya mengandalkan kapal penyeberangan gratis dan kapal kecil berbayar untuk menyeberangi Sungai Mahakam.

“Ini jembatan kita bersama, dibangun untuk kesejahteraan kita juga. Saya harap, warga tidak merusak jembatan, karena kalau salah sedikit, kita akan dibayang-bayangi peristiwa yang dulu,” kata Chairil.

Chairil menerangkan, Jembatan Kukar baru ini telah dicoba dengan uji coba 24 dump truck bermuatan 600 ton beberapa waktu lalu.

Ketika tim penguji menyatakan jembatan ini sudah layak pakai, Pemkab Kukar langsung meresmikan jembatan tersebut.

“Kita sudah uji jembatan itu dengan beban 600 ton, hasilnya jembatan tetap kokoh berdiri. Sekarang jembatan sudah bisa dilintasi 24 jam, tidak usah ragu,” tambah dia.

Meski demikian, lanjut Chairil, bukan berarti jembatan ini akan dibiarkan begitu saja setelah bisa dilewati.

Pemerintah mmeminta warga Kukar agar ikut menjaga jembatan ini bersama-sama.

Untuk itu, Pemkab Kukar menyiapkan 24 rambu yang dipasang di sepanjang jembatan, seperti rambu dilarang berhenti bagi pengendara, rambu pemisah jalan dengan warna kuning, rambu masuk jembatan hingga rambu tanda berbelok.

Untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengguna jembatan, dua pos keamanan dibangun di sisi Tenggarong dan Tenggarong Seberang.

Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Dinas Perhubungan Kukar melarang kendaraan berat jenis trailer dan tronton melintasi jembatan itu.

“Ingat ya, jangan dicabuti besi-besinya. Jangan dicoret-coret. Nanti kalau ada yang nakal bakal berhadapan dengan Satpol PP Kukar. Untuk trailer dan tronton juga belum boleh lewat, yang lewat hanya kendaraan ringan seperti mobil dan motor. Yang jalan kaki juga jangan lewat dulu, dilarang juga selfie di tengah jembatan,” tambah Chairil.


EditorErvan Hardoko

Close Ads X