Aliansi Masyarakat Sunda Tetap Persoalkan Pelesetan Salam "Sampurasun" Rizieq Shihab

Kompas.com - 08/12/2015, 08:06 WIB
Imam Besar sekaligus Mantan Ketua Umum DPP FPI, Habib Rizieq Shihab usai memberikan ceramah pada acara Haul KH Thohir bin Abdul Lathif, di Buaran, Pekalongan, Senin  (4/8/2014). Kontributor KompasTV, Pekalongan Awan Negus TakariImam Besar sekaligus Mantan Ketua Umum DPP FPI, Habib Rizieq Shihab usai memberikan ceramah pada acara Haul KH Thohir bin Abdul Lathif, di Buaran, Pekalongan, Senin (4/8/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com - Aliansi Masyarakat Sunda menyambangi Kantor Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Jawa Barat. Mereka membahas isu penistaan Bahasa Sunda yang diduga dilakukan petinggi Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

"Orang Sunda dari dulu hade goreng ku basa (baik buruknya tergantung bahasa)," kata Perwakilan Aliansi Masyarakat Sunda Noery Ispandji Firman, Senin (7/12/2015) kemarin.

Namun dalam dialog itu, Noery menegaskan, Aliansi Masyarakat Sunda lebih mengutamakan dialog dibanding turun ke jalan dan membuat macet yang cenderung merugikan kepentingan umum.

"Bahasa itu cicirieun (ciri khas) Bangsa, ketika Bahasa Sunda dilecehkan, maka kami selaku pemilik bahasa itu tentu merasa tersinggung," ujar Noery.

Menanggapi pandangan itu, Pengurus PWNU Jawa Barat Eman Suryaman menyatakan, NU mendukung sepenuhnya gerakan Aliansi Masyarakat Sunda.

Eman menyebut Islam dan Sunda di Jawa Barat itu satu karuhun (Keturunan). Karena jika ditarik garis keturunan, Sunan Gunung Jati adalah Cucu Prabu Siliwangi.

"Satu karuhun tidak boleh saling cela, apalagi para wali mengedepankan kebudayaan dalam melakukan dakwah Islam, bukan dengan saling mencela apalagi nafsu amarah," ungkap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Sekretaris PWNU Jawa Barat KH Imron Rosadi menyatakan mendukung langkah yang telah diambil Aliansi Masyarakat Sunda.

"Tentu kami dukung sepenuhnya, sebagaimana yang disampaikan Pak Eman, Islam kita itu Islam kultur," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rizieq memelesetkan salam "sampurasun" khas warga Sunda menjadi "campur racun" saat berbicara di depan publik. Hal itu terekam dalam sebuah video pendek yang kemudian diunggah ke situs Youtube.

Aksi itu kontan menuai kecaman dari banyak pihak, utamanya komunitas masyarakat Sunda. Tak ketinggalan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pun angkat bicara dalam persoalan ini.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.