Kompas.com - 08/12/2015, 07:26 WIB
La Mbolode (54), warga Kelurahan Lanto, Kecamatan Betoambari Kota Baubau, saat berkeliling berjualan air bersih keliling dengan menggunakan gerobaknya. KOMPAS.com/ DEFRIATNO NEKELa Mbolode (54), warga Kelurahan Lanto, Kecamatan Betoambari Kota Baubau, saat berkeliling berjualan air bersih keliling dengan menggunakan gerobaknya.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BAUBAU. KOMPAS.com - Panasnya terik matahari tak membuat lelaki itu berhenti melangkah. Keringat yang telah bercucuran membasahi badannya pun tak diindahkan. Kakinya terus melangkah sambil menarik gerobak yang berisikan air bersih untuk dijual. 

Lelaki yang bernama La Mbolode (54), warga Kelurahan Lanto, Kecamatan Betoambari Kota Baubau, itu adalah penjual air bersih keliling dengan menggunakan gerobak.

Dari hasil jerih payahnya itu, Mbolode mengaku bisa membiayai tiga anaknya hingga meraih gelar sarjana di perguruan tinggi di Buton dan Kendari.  

“Semuanya saya syukuri kepada Allah, karena saya bisa kuliahkan tiga anak saya dari hasil jualan air ini,” kata La Mbolode, Senin (7/12/2015) kemarin.

Mbolode mengaku mulai berjualan air bersih keliling sekitar tahun 1997. Kala itu dia menjajakan air dari rumah ke rumah dengan harga sekitar Rp 200 per jeriken atau Rp 2.000 per gerobak.

Namun dengan adanya air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di setiap rumah, lelaki yang mempunyai enam anak ini lalu menjual airnya ke kapal-kapal dagang.

“Saya jual per jerikennya Rp 2.000, satu gerobak ada sepuluh jeriken. Airnya saya ambil di sumur umum di Nganganaumala, kemudian saya jual keliling, saya jual di kapal-kapal dagang ke Wakatobi,” ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Mbolode, pekerjaannya ini merupakan pekerjaan kasar, walaupun demikian, pekerjaannya ini juga merupakan olah raga baginya.

“Ini memang pekerjaan keras, tapi kalau kita mau umur panjang, kita harus keluarkan keringat, daripada kita hanya duduk dan baring-baring saja di rumah lebih mudah cepat dapat penyakit,” ucap Mbolode.

Walaupun sekarang ketiga anaknya sudah berhasil menjadi guru dan pegawai negeri sipil, La Mbolode masih terus menekuni pekerjaannya ini.

Ia mengaku sangat bangga bila semuanya anak sukses dan mempunyai penghasilan sendiri. “Saya susah begini yang penting anak saya sukses, ini motivasi saya," kata dia.

"Kalau tinggalkan harta kepada anak, mereka akan menjadi berantakan. Tapi kalau kita tinggalkan ilmu, mereka akan punya kehidupan yang baik,” tutur Mbolode.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.