LP3TKI Surabaya Kembali Fasilitasi Pemulangan 17 WNI dari Malaysia

Kompas.com - 07/12/2015, 23:11 WIB
Para WNI asal Jawa Timur itu berstatus WNI Overstayers (WNIO) atau melebihi batas waktu izin tinggal di luar negeri dan TKI Undocumented (TKI-U) atau tidak berdokumen resmi.
Dok BNP2TKIPara WNI asal Jawa Timur itu berstatus WNI Overstayers (WNIO) atau melebihi batas waktu izin tinggal di luar negeri dan TKI Undocumented (TKI-U) atau tidak berdokumen resmi.
EditorLatief
SURABAYA, KOMPAS.com - Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TK) Surabaya bersama Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) Sidoarjo kembali memfasilitasi kepulangan 17 orang WNI dari Malaysia. Para WNI asal Jawa Timur itu berstatus WNI Overstayers (WNIO) atau melebihi batas waktu izin tinggal di luar negeri dan TKI Undocumented (TKI-U) atau tidak berdokumen resmi.

Demikian Kepala LP3TKI Surabaya, Tjipto Utomo, dalam keterangannya di Surabaya, Senin (7/12/2015). Tjipto mengatakan, berdasarkan informasi KBRI Kuala Lumpur yang terinfo ke LP3TKI Surabaya, Kamis (3/12/2015) lalu, rencana pemulangan 38 orang WNI dan TKI itu meliputi 18 orang dewasa dan 20 anak-anak.

Tercatat, dari 38 WNI itu 17 orang di antaranya berasal dari Jawa Timur yang meliputi 6 orang dewasa dan 11 anak-anak. Pemulangan dilaksanakan Jumat (4/12/2015).

Tjipto menyebutkan, kepulangan mereka dari Malaysia ke Indonesia menggunakan pesawat Lion Air 283 dari Bandara Kuala Lumpur menuju Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten, Jumat siang waktu Malaysia. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan penerbangan Lion Air 696 dan tiba di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jumat petang.

"Setibanya di Surabaya mereka didata ulang, kemudian difasilitasi kepulangannya ke daerah asal masing-masing," kata Tjipto.

Dia mengatakan, upaya memfasilitasi kepulangan yang dilakukan LP3TKI Surabaya itu berupa pemberian bantuan biaya transportasi ke daerah asal masing-masing.

"Sedangkan bagi WNI atau TKI yang sakit atau jenazah mereka diantar sampai rumah tinggalnya," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selam sebulan terakhir, Tjipto menambahkan, pemulangan WNI asal Jatim dari Malaysia itu dilakukan sejak 12 November sampai 4 Desember 2015. LP3TKI Surabaya mencatat total yang dipulangkan mencapai 102 orang.

Pemulangan WNI dan TKI dari Malaysia, termasuk juga dari Arab Saudi, ke tanah air itu merupakan program pemulangan tahun ini dan telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui program "Indonesia Memanggil". Jumlahnya diperkirakan mencapai 1,8 juta orang dari berbagai negara di dunia.

Para WNI itu dipulangkan ke Indonesia karena status keberadaannya di luar negeri dapat meningkatkan kerentanan terhadap berbagai masalah yang dapat terjadi, baik masalah hukum maupun sosial. Pemerintah RI berupaya terus mendorong pemulangan itu secara bertahap dan sistematis.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.