Kompas.com - 03/12/2015, 07:30 WIB
Bupati Aceh Tengah (baju putih) didampingi Muchsin Hasan Ketua DPRK setempat, saat sedang berdiskusi dengan Cut Linda Marheni, ibu kandung Hurin, bayi penderita Atresia Bilier atau kelainan pada hati, Rabu (02/12/2015). KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIABupati Aceh Tengah (baju putih) didampingi Muchsin Hasan Ketua DPRK setempat, saat sedang berdiskusi dengan Cut Linda Marheni, ibu kandung Hurin, bayi penderita Atresia Bilier atau kelainan pada hati, Rabu (02/12/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
TAKENGON, KOMPAS.com - Gencarnya informasi soal kondisi Hurin, bayi berusia tujuh bulan yang divonis menderita penyakit atresia bilier atau kelainan pada hati, mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Aceh Tengah.

Bupati Aceh Tengah Nasaruddin MM bersama sejumlah pejabat daerah mengunjungi bayi tersebut di rumah kontrakan di Dusun Tribun, Blang Kolak I.

Tidak hanya mengunjungi, Nasaruddin juga turut memberikan santunan untuk tambahan biaya pengobatan kepada Cut Linda Marheni, ibu bayi tersebut.

Santunan itu berasal dari Pemkab Aceh Tengah dan sumbangan para PNS yang bekerja di lingkungan pemerintah setempat.

Kepada bupati dan rombongan, Cut Linda menerangkan kebutuhan yang harus dia keluarkan untuk biaya kebutuhan serta perawatan Hurin.

"Kalau di Jakarta untuk susu khusus untuk Hurin dibeli seharga Rp 250.000 per kaleng ukuran 400 gram, kalau di Banda Aceh juga ada dijual seharga Rp 270.000, di Takengon enggak ada yang jual," kata dia.

"Hurin akan mendapatkan donor hati langsung dari ayahnya. Kalau tidak cocok, maka hati saya sebagai alternatif," lanjut Cut Linda.

Bayi Hurin kini masih harus meningkatkan berat badannya, sembari menunggu antrean sebelum operasi dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

"Saat ini berat badannya masih lima kilogram, minimal harus tujuh kilogram untuk dapat dioperasi transplantasi hati," kata Cut Linda.

Salah satu cara untuk menaikkan berat badan balita tersebut adalah dengan mengonsumsi susu yang dijual khusus untuk penderita penyakit seperti Atresia Bilier.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X