Sidak di Jateng, KPPU dan Kementan Pastikan Stok Beras Aman

Kompas.com - 02/12/2015, 17:22 WIB
Srihadi, seorang pemilik pengilingan dan gudang produksi beras di Desa Bowan Kecamantan Delanggu Kabupaten Klaten Jawa Tengah saat menjelaskan kepada Komisi Persaingan Pengawasan Usaha (KPPU) bersama Dirjen Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS) KOMPAS.com | Wijaya kusumaSrihadi, seorang pemilik pengilingan dan gudang produksi beras di Desa Bowan Kecamantan Delanggu Kabupaten Klaten Jawa Tengah saat menjelaskan kepada Komisi Persaingan Pengawasan Usaha (KPPU) bersama Dirjen Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS)
|
EditorErvan Hardoko

KLATEN, KOMPAS.com - Komisi Persaingan Pengawasan Usaha (KPPU) bersama Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS) tak menemukan indikasi penimbunan beras di Klaten dan Solo, Jawa Tengah.

Kesimpulan itu diambil setelah KPPU dan Dirjen Tanaman Pangan melakukan sidak di dua daerah itu. Bahkan, produksi beras di dua daerah tersebut masih cukup melimpah.

Srihadi, seorang pemilik pengilingan dan gudang beras di Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Klaten menjelaskan di wilayah yang berkelimpahan air maka produksi beras sangat bagus.

Namun di beberapa wilayah yang mengalami krisis air terjadi penurunan produksi meski tidak signifikan.

"Produksi rata-rata untuk November minimal lahan 2.000 meter persegi bisa menghasilkan 1,5 ton gabah kering untuk sekali panen," ujar Srihadi, Rabu (2/12/2015).

Dia mengungkapkan, sebagian besar petani di Kecamatan Delanggu tidak menjual beras mereka ke tengkulak.

Para petani memilih untuk menyimpan beras produksi mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Jarang yang menjual semuanya. Satu keluarga petani menyisihkan sekitar 1,5 kuintal untuk memenuhi kebutuhan sampai panen berikutnya," tambah Srihadi.

Sebagai pemilik gudang beras dan penggilingan padi, Srihadi memasarkan produksinya di  Klaten, Solo dan Yogyakarta.

Selain menjual, Srihadi menyimpan 1-2 kuintal gabah kering sebagai persediaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Regional
Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Regional
Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Regional
Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Regional
Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

Regional
Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Regional
Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Regional
ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

Regional
Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Regional
Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Regional
Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah 'Swab' Ketiga

Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah "Swab" Ketiga

Regional
Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Regional
Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Regional
Dinkes Sragen Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai 3 Hari

Dinkes Sragen Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai 3 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X