Ade Komariah, Pengidap HIV yang Giat Kampanyekan ARV

Kompas.com - 02/12/2015, 06:00 WIB
Obat ARV jenis Efavirenz buatan PT.Kimia Farma AIDS CoalitionObat ARV jenis Efavirenz buatan PT.Kimia Farma
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Ade Komariah (37), seorang ibu rumah tangga yang positif HIV tak kenal lelah mengajak para pengidap HIV baru untuk mengonsumsi anti rentri viral (ARV).

"Pagi ini saya ingin mengunjungi pasien, seorang ibu yang baru melahirkan dan dia telah dinyatakan positif," kata dia membuka percakapan awal kepada Kompas.com, Selasa (1/12/2015) kemarin.

Seolah sudah menjadi pekerjaan Ade untuk meyakini para pengidap HIV baru untuk membuka cara berfikir.

"ODHA (orang dengan HIV/AIDS) ini dari sebelum hamil sudah dinyatakan positif, tetapi tetap bersikukuh tidak mau mengonsumsi ARV dan kini anaknya telah lahir," ujar Ade.

Menurut Ade, ibu dengan HIV pada kondisi tertentu bisa jadi menularkan pada bayi yang dilahirkannya melalui proses persalinan normal.

"Minimnya pemahaman tentang HIV akhirnya terus menggerogoti daya tahan tubuhnya dan jika dia seorang yang memiliki prilaku seks yang berisiko maka sudah pasti menularkan pada lainnya," tutur dia.

Apalagi diketahui, bahwa calon pasien barunya itu bekerja sebagai pekerja seks di Kawasan eks lokalisasi Kecamatan Panjang Kota Bandarlampung.

"Kita tidak tahu, apakah selama berjualan itu dia menggunakan pengaman seperti kondom," imbuh ibu empat anak itu.

Pemahaman minim inilah, menurut dia, tak hanya merugikan diri sendiri tetapi merugikan orang lain juga.

Ade mengaku terketuk untuk masuk ke kawasan itu dan memberi penjelasan, apalagi dia juga sudah menjadi ODHA sejak delapan tahun lalu, dan tetap bertahan hidup dengan mengonsumsi ARV.

"Mungkin dengan pengalaman saya dan melihat saya secara langsung yang tetap sehat ini, hati ODHA baru itu akan terketuk dan membuka diri secara penuh," kata Ketua Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) Lampung itu.

Sementara itu Humas Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Asih Hendrastuti menyebutkan ada 51 titik pelayanan konseling testing sukarela.

"Pelayanan itu berada di puskesmas dan setiap ibu hamil yang datang pasti kami anjurkan untuk tes VCT dalam rangka pencegahan penularan ibu dan anak," kata dia. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Regional
Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Regional
4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

Regional
Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Regional
Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan 'Blusukan' hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan "Blusukan" hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Regional
Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Regional
Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Regional
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Regional
Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Regional
100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Regional
Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Regional
Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Regional
Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Regional
Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok, Wakapolres Pinrang: Dikenal Baik dan Suka Menolong

Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok, Wakapolres Pinrang: Dikenal Baik dan Suka Menolong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X