Kompas.com - 01/12/2015, 07:06 WIB
Cut Linda Marheni (30), sedang menggendong Hurin, bayi berusia 7 bulan Asal Takengon, Aceh Tengah, Aceh, yang telah di diagnosa mengalami Atressia Bilier atau kelainan pada hati. KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIACut Linda Marheni (30), sedang menggendong Hurin, bayi berusia 7 bulan Asal Takengon, Aceh Tengah, Aceh, yang telah di diagnosa mengalami Atressia Bilier atau kelainan pada hati.
|
EditorGlori K. Wadrianto

TAKENGON, KOMPAS.com
 — Memprihatinkan, itulah ucapan yang akan keluar dari mulut siapa pun yang menyaksikan kondisi Hurin, bocah tujuh bulan yang menderita atressia bilier atau kelainan pada hati.

Saat dipangku sang ibu, tampak di hidung bayi masih terpasang selang sebagai alat bantu untuk membuat tubuhnya bertahan hidup.

Anak dari pasangan Cut Linda Marheni (30) dan Jefriza (33) tersebut tampak terbaring lemah di pangkuan ibunya.

Dikisahkan sang ibu Cut Linda, beberapa hari setelah kelahirannya pada 15 Mei 2015, kesehatan Hurin sudah tampak memburuk.

Setidaknya bayi lelaki tersebut mengalami gejala yang tak biasa, yakni mengeluarkan darah saat buang air besar. Darah pun keluar dari lubang pusarnya.

"Waktu itu perban yang diletakkan di pusarnya juga tembus, bahkan sampai basah sekali," kata Cut Linda yang ditemui pada Senin (30/11/2015).

Pada hari ke-12, terang dosen yang berstatus CPNS di STAIN Gajah Putih ini, Hurin sempat mengalami kejang-kejang.

"Sudah kami upayakan berobat ke sana kemari, mulai dari rumah sakit swasta yang mahal, sampai beberapa rumah sakit milik pemerintah di Aceh, namun tidak juga menyembuhkan Hurin," kata Cut Linda.

Biaya yang harusnya ia gunakan saat melanjutkan S-2 sebagian besar juga telah dihabiskan demi kesembuhan sang bayi.

Ibu dua anak ini telah menghabiskan dana sedikitnya Rp 70 juta untuk mengupayakan Hurin dapat sehat seperti bayi lain. Namun, upaya tersebut masih belum membuahkan hasil.

Hingga akhirnya bayi ini didiagnosis oleh dokter di RSCM Jakarta Pusat menderita penyakit atressia bilier.

"Dokter di RSCM menyatakan bahwa Hurin menderita atresia billier. Menurut dokter di sana, dalam dua tahun pasien seperti ini ditangani dengan cara transplantasi hati, kemungkinan dicangkok dari hati ayahnya, dan itu memakan biaya yang tidak sedikit," ujar dia lirih.

Linda pun mengaku hanya bisa berharap ada bantuan, entah dari mana, yang datang ke tengah keluarga mereka agar bayinya bisa segera dioperasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X